Showing posts with label Fakta Ringkas. Show all posts
Showing posts with label Fakta Ringkas. Show all posts

Sunday, April 9, 2017

Klasifikasi Tipe-tipe Eksoplanet

Artikel ini membahas secara ringkas bagaimana para ilmuwan mengklasifikasikan berbagai exoplanet (planet ekstrasurya) yang ada di galaksi kita. Exoplanet merupakan sebutan bagi planet-planet yang mengorbit bintang selain matahari kita.  Hingga 1 April 2017, sudah ditemukan 3,607 buah eksoplanet (www.exoplanet.eu).

Miniterran

Radius dibandingkan dengan Bumi: 0.03 hingga 0.4 kali radius Bumi
Massa dibandingkan dengan Bumi: 0.00001 hingga 0.1 kali massa Bumi
Miniterran merupakan jenis planet terkecil menurut Planetary Habitability Laboratory (phl.upr.edu). Ukuran planet-planet ini kira-kira sebesar Merkurius sehingga kerap disebut juga sebagai planet-planet Merkurian. Karena ukurannya yang mungil, mereka amat sulit untuk teramati. Hingga saat ini, hanya lima buah yang telah ditemukan di luar tata surya kita. Planet-planet miniterran yang telah ditemukan terletak sangat dekat dengan bintang mereka, sehingga temperatur permukaannya sangat panas dan tidak memiliki atmosfir.

Subterran

Radius dibandingkan dengan Bumi: 0.4 hingga 0.8 kali radius Bumi
Massa dibandingkan dengan Bumi: 0.1 hingga 0.5 kali massa Bumi
Planet pada kategori ini memiliki ukuran yang hampir sama dengan planet Mars. Sebagaimana Miniterran ukuran yang kecil menyebabkan keberadaan mereka di luar tata surya sangat sulit untuk dideteksi. Kebanyakan planet subterraan, dari 69 planet yang sudah ditemukan saat ini, mengorbit sangat dekat dengan bintang mereka. Selain sangat panas planet-planet ini juga secara berkala mengalami tumbukan dengan asteroid-asteroid. Mars merupakan satu-satunya planet dalam kategori subterran di tata surya kita.

Terran

Radius dibandingkan dengan Bumi: 0.8 hingga 1.5 kali radius Bumi
Massa dibandingkan dengan Bumi: 0.5 hingga 5 kali massa Bumi
Planet-planet dalam ketagori terran memiliki ukuran yang haampir sama dengan Bumi dan Venus. Planet-planet ini paling sering diindikasikan dapat ditinggali mahluk hidup. Dari 664 planet terran yang ditemukan di luar tata surya kita, 15 diperkirakan berada dalam zona hunian (habitable zone) bintang mereka. Dalam zona yang juga dikenal sebagai zona Goldilocks ini, sebuah planet dapat memiliki air dalam bentuk cairan (bukan es atau uap) sehingga bisa menyangga mahluk hidup.

Ilustrasi dari Kepler-452b, sebuah planet berukuran mirip dengan bumi pertama yang berada dalam zona hunian.
Gambar asli: NASA
Lisensi: Public Domain

Superterran

Radius dibandingkan dengan Bumi: 1.5 hingga 2.5 kali radius Bumi
Massa dibandingkan dengan Bumi: 5 hingga 10 kali massa Bumi
Superterran juga dikenal sebagai Bumi super (super-Earths). Planet-planet ini memiliki ukuran yang lebih besar daripada Bumi. Kira-kira 29 superterran diketahui mengorbit bintang-bintang mereka dalam zona hunian. Walaupun ukurannya besar, kadang-kadang sulit untuk dibedakan apakah sebuah superterran terdiri atas batuan seperti Bumi, atau terdiri atas gas seperti Neptunus.

Neptunian

Radius dibandingkan dengan Bumi: 2.5 hingga 6 kali radius Bumi
Massa dibandingkan dengan Bumi: 10 hingga 50 kali massa Bumi
Sebagaimana diisyaratkan oleh namanya, planet-planet neptunian memiliki massa yang sama dengan planet Neptunus. Kemungkinan plante-planet ini juga terdiri atas gas. Ukurannya yang besar, membuatnya lebih mudah ditemukan, walaupun mereka terletak di pinggir sistem tata surya mereka, yang disebut sebagai zona dingin (cold zone).  Dalam zona dingin, air pada permukaan planet hanya ada dalam bentuk es. Di tata surya kita sendiri, zona ini disebut sebagai sabuk Kuiper, yang didiami oleh sebuah planet kerdil yaitu Pluto.

Jovian

Radius dibandingkan dengan Bumi: >  6 kali radius Bumi
Massa dibandingkan dengan Bumi: > 50 kali massa Bumi
Jovian merupakan kelompok planet-planet yang ukurannya serupa dengan Jupiter, atau malah lebih besar. Planet-planet ini utamanya tersusun atas gas hidrogen dan helium. Karena berukuran sangat besar mereka cenderung mudah untuk teramati. Yang mengejutkan adalah karena planet-planet ini kerap ditemukan mengorbit sangat dekat dengan bintang-bintang mereka, sehingga dinamai hot Jupiter. Temuan-temuan ini mendorong para ilmuwan untuk memikirkan kembali bagaimana proses evolusi yang terjadi dalam suatu sistem tata surya.

Perbandingan ukuran antara Jupiter dengan sebuah eksoplanet bernama TrES-3b. TrES-3b memiliki periode orbit hanya 31 jam, sehingga sangat mudah untuk dideteksi menggunakan metode transit.
Gambar asli oleh: Aldaron
Lisensi: creative commons 


Tipe eksoplanet terbanyak

Selama ini, kebanyakan eksoplanet yang ditemukan bertipe subterran atau yang berukuran lebih besar lagi. Hal ini tidak berarti jumlah mereka di alam semesta memang lebih banyak, akan tetapi lebih karena keterbatasan metode pengamatan yang ada. Kebanyakan eksoplanet ditemukan dengan menggunakan metode transit, yaitu mengamati bayangan yang mereka hasilkan saat mereka melintasi bintang mereka. Akan tetapi untuk mengkonfirmasi keberadaan suatu planet kita harus pula mengamati orbit-orbit mereka. Hal ini memang mudah bagi planet-planet besar dengan orbit yang dekat seperti planet-planet hot Jupiter. Akan tetapi, penelitian terakhir menunjukkan bahwa mini-neptune, planet-planet dengan ukuran diantara bumi dan neptunus, merupakan tipe planet yang paling banyak.

Daftar Pustaka

  1. http://exoplanet.eu/
  2. http://phl.upr.edu/

Wednesday, March 29, 2017

Bagaimana Kehidupan Awal di Bumi Berkembang? Rangkuman 7 Buah Teori

Kehidupan di bumi dimulai kira-kira 3 milyar tahun yang lalu. Seiring berjalannya waktu, ia berevolusi dari mikroba sederhana menjadi mahluk hidup yang kompleks. Tetapi bagaimana organisme-organisme pertama di Bumi berkembang dari sup purba ini? Artikel ini merangkum berbagai teori yang berupaya menerangkan proses bagaimana kehidupan awal di Bumi berkembang.

Sambaran Petir

Bagan eksperimen Miller-Urey
gambar asli oleh Yassin Mrabet
Lisensi Creative Commons
Petir diduga sebagai energi yang berperan bagi berkembangnya kehidupan di muka Bumi. Listrik dapat membangkitkan asam amino dan gula dalam atmofir yang tersusun atas air, metana, amonia dan hidrogen. Fenomena ini ditunjukkan dalam sebuah eksperimen tahun 1953 yang dinamai percobaan Miller-Urey. Percobaan ini menyimpulkan bahwa petir membantu terciptanya komponen-komponen dasar kehidupan awal di muka Bumi. Setelah jutaan tahun, komponen-komponen ini dapat berevolusi menjadi molekul-molekul yang lebih besar dan kompleks.


Hasil eksperimen ini sebenarnya banyak kelemahannya karena berbagai penelitian menunjukkan bahwa, atmosfir bumi sebenarnya tidak kaya hidrogen. Akan tetapi kebolehjadian eksperimen ini masih besar karena, awan vulkanik pada Bumi muda mengandung banyak metana, amonia, hidrogen dan petir.






Kehidupan awal dalam Lumpur 

Molekul hidup pertama mungkin dapat ditemukan dalam lumpur lempung, begitulah ide yang dikemukakan oleh seorang ahli kimia organik bernama Alexander Graham Cairns-Smith dari University of Glasgow di Skotlandia. Permukaan ini tidak hanya dipenuhi dengan senyawa-senyawa organik ini, akan tetapi juga membantu menyusun senyawa-senyawa ini dalam pola-pola, mirip dengan apa yang dilakukan oleh gen kita saat ini (Cairns-Smith & Hartman, 1986).




Fungsi utama dari DNA adalah untuk menyimpan informasi mengenai bagaimana molekul-molekul lain harus disusun. Susunan genetik dalam DNA pada dasarnya merupakan instruksi bagaimana asam-asam amino harus disusun sebagai protein. Cairns-Smith berpendapat bahwa klistal-kristal mineral dalam lumpur dapat menyusun molekul-molekul organik menjadi pola-pola yang teratur. Setelah beberapa waktu molekul-molekul organik ini secara otomatis dapat menyusun diri mereka sendiri (Cairns-Smith, 1990).

Kehidupan dari Dasar Laut

Lubang-lubang hidrotermal di dasar laut
gambar asli oleh NOAA
lisensi public domain
Teori lubang laut dalam (the deep-sea vent theory) berpendapat bahwa kehidupan mungkin bermula pada lubang-lubang hidrotermal yang menyemburkan molekul-molekul kaya hidrogen. Bibir lubang-lubang yang berbatu ini kemungkinan mengumpulkan molekul-molekul ini hingga mereka terkonsentrasi, dan kemudian memberikan katalis berupa mineral, yang memungkinkan terjadinya reaksi-reaksi penting. Hingga saat ini lubang-lubang ini masih kaya kandungan kimia dan energi termal, sehingga memiliki ekosistem yang kaya (Van Dover, 2000).







Kehidupan awal dalam Es

Para ilmuwan berpendapat bahwa 3 milyar tahun yang lalu, permukaan samudera kemungkinan ditutupi oleh es, karena teriknya sinar matahari kala itu kira-kira hanya sepertiga dari kondisi saat ini. Kemungkinan tebalnya lapisan es ini dapat mencapai puluhan meter. Ketebalan ini diduga cukup untuk melindungi senyawa-senyawa organik di dalam air dari sinar ultraviolet dan tumbukan-tumbukan kosmik. Radiasi sinar ultraviolet yang terlalu kuat memang dapat mengancam keberlangsungan kehidupan. Kondisi yang amat dingin juga mungkin telah membantu molekul-molekul ini untuk bertahan lebih lama, begitupula dengan reaksi-reaksi kunci antar mereka.


Hipotesis Dunia RNA (RNA World)


Pada masa kini DNA membutuhkan protein-protein untuk terbentuk dan sebaliknya, protein-protein membutuhkan DNA untuk pembentukannya. Jadi bagaimana mungkin kedua elemen kehidupan ini terbentuk pertama kali? RNA mungkin menjadi jawabannya. RNA mampu menyimpan informasi sebagaimana DNA, berfungsi sebagai enzim sebagaimana protein, dan membantu membentuk baik DNA dan protein. Pada tahap perkembangan selanjutnya, DNA dan protein-protein menggantikan fungsi RNA karena efisiensi mereka lebih tinggi.


RNA memang masih ada, dan menjalankan beberapa fungsi dalam tubuh organisme, termasuk berperan sebagai saklar yang menghidup matikan beberapa gen. Akan tetapi, bagaimana RNA ini pada mulanya terbentuk? Beberapa ahli berpendapat bahwa molekul-molekul RNA secara spontan terbentuk di muka Bumi, akan tetapi banyak ahli lain yang berpendapat bahwa hal ini sangat tidak mungkin. Beberapa zat selain RNA yang lebih misterius juga telah diduga ada, misalnya PNA atau TNA. Telah ada beberapa penelitian mutakhir yang mengklaim bahwa mereka telah berhasil menjelaskan bagaimana proses terbentuknya RNA, akan tetapi penjelasan-penjelasan ini belum popular. 
 

Model Metabolisme Terlebih dahulu (metabolism-first model)


Beberapa peneliti berpendapat bahwa dibandingkan dengan pembentukan molekul kompleks seperti RNA, akan lebih mungkin jika kehidupan awal di Bumi dimulai dengan molekul-molekul yang lebih kecil. Molekul-molekul kecil ini kemudian berinteraksi satu sama lain dalam berbagai siklus reaksi. Reaksi-reaksi ini juga mungkin berlangsung dalam kapsul-kapsul sederhana yang mirip dengan membran-membran sel. Dalam jangka waktu yang lama akhirnya terbentuk molekul-molekul yang lebih besar. Karena molekul-molekul yang lebih kompleks ini memiliki performa yang lebih baik, maka merekalah yang akhirnya bertahan dan berevolusi. Skenario disebut model metabolisme terlebih dahulu (metabolism-first) yang bertentangan dengan model gen terlebih dahulu (gene-first) milik hipotesis RNA world.



Teori Panspermia


Ada kemungkinan bahwa kehidupan tidak berasal dari bumi, akan tetapi sel-sel organisme dibawa dari luar angkasa, inilah anggapan teori panspermia. Misalnya, banyak mikroba yang ditemukan pada bebatuan yang terpental dari planet Mars akibat tumbukan kosmik, dan pada berbagai meteorit dari Mars yang jatuh ke Bumi. Hal ini menunjukkan bahwa kemungkinan memang ada kehidupan sederhana di planet-planet lain, dan tidak menutup kemungkinan kehidupan di Bumi juga sebenarnya berasal dari luar angkasa. Beberapa peneliti lain juga menduga bahwa mungkin saja ada sel-sel mahluk hidup yang menumpang pada komet-komet dari sistem tata surya lain. Akan tetapi seandainya ini benar, maka tetap saja kita akan ingin mengetahui bagaimana prosesnya sehingga kehidupan muncul di tempat lain.


Demikianlah berbagai teori yang berupaya untuk menjelaskan bagaimana proses berkembangnya kehidupan di muka Bumi. Semoga artikel ini bermanfaat, dan untuk menambah pengetahuan anda, saya sarankan untuk juga membaca daftar pustaka di bawah ini. Akhir kata, apabila anda merasa artikel ini bermanfaat, mohon bagikan URL ini bada teman dan kerabat anda. Sebaliknya, jika artikel ini tidak bermanfaat, sampaikan kritik dan saran anda pada saya. 

Daftar Pustaka


  1. Cairns-Smith, A. G., & Hartman, H. (Eds.). (1986). Clay minerals and the origin of life. CUP Archive.
  2. Cairns-Smith, A. G. (1990). Seven clues to the origin of life: a scientific detective story. Cambridge University Press.
  3. Van Dover, C. (2000). The ecology of deep-sea hydrothermal vents. Princeton University Press.

Sunday, March 19, 2017

Dehidrasi, Bagaimana Dampaknya bagi Tubuh Anda?

55-65 persen dari tubuh kita terdiri atas air. Air merupakan komponen penting untuk memungkinkan otak kita bekerja, darah kita mengalir dan otot kita bergerak. Akan tetapi apa yang akan terjadi ketika kita berkeringat saat olah raga, berjalan-jalan di pantai atau sekedar mengindahkan rasa haus kita? Pengaruh dehidrasi berbeda bagi setiap orang, pengaruhnya juga bervariasi bergantung pada bagaimana kita bergerak, dan seberapa banyak kita biasanya berkeringat. Walupun demikian, dehidrasi tetap saja dapat berdampak fatal.

Ilustrasi Kejuaraan Kickboxing FFSCDA
Gambar asli oleh Claude PERON
Lisensi Creative Commons
Tahap 1 Kehausan
Rasa haus melanda ketika kita kehilangan 2% dari masa tubuh kita. Untuk orang yang memiliki bobot 65 Kg, air yang hilang kira-kira sebesar 1,3 Kg. Anda dapat kehilang jumlah ini saat berolah raga berat, misalnya bertinju, selama satu jam tanpa minum. Akibatnya, tubuh anda akan berupaya untuk menyerap seluruh cairan yang tersisa. Ginjal anda akan mengalirkan lebih sedikit air ke kandung kemih sehingga air seni menjadi lebih pekat. Anda akan lebih sedikit mengeluarkan keringat sehingga, suhu tubuh anda akan meningkat. Darah anda menjadi lebih kental dan sulit mengalir. Untuk menjaga aliran oksigen ke otak, detak jantung anda akan meningkat dengan cepat.




Ilustrasi Atlet balap sepeda Australia Nick Gates
Gambar asli oleh Gls
Lisensi Creative Commons
Tahap 2 Rasa Pusing dan Hilang Kesadaran
Hal ini dirasakan ketika tubuh kehilangan 4 persen air, kira-kira 2.6 Kg bagi orang yang memiliki bobot 65 Kg.  Ini terjadi ketika kita beraktifitas yang kira-kira setara dengan mengendarai sepeda pada cuaca yang sangat panas selama tiga jam tanpa minum. Aktifitas ini juga setara dengan berjalan tanpa air selama dua hari penuh. Akibatnya konsentrasi darah kita akan sangat tinggi, alirannya akan lambat dan menybabkan tekanan darah turun. Kulit kitapun akan mulai mengkerut dalam kondisi ini. Turunnya tekanan darah yang signifikan akan membuat kita pusing dan dapat saja pingsan. Saat itu kita tidak akan berkeringat lagi dan tubuh kita menjadi terlalu panas tanpa ada asupan air untuk medinginkannya.




Ilustrasi Gurun Pasir Rub' al Khali
gambar asli oleh Nepenthes
Lisensi Creative Commons
Tahap 3 Kerusakan Organ
Hal ini terjadi ketika anda kehilangan air setara dengan 7% dari bobot tubuh anda. Untuk orang dengan berat badan 65KG, air yang hilang kira-kira 4.6 Kg. Hal ini dapat terjadi misalnya jika anda tersesat di padang pasir. Kala itu tubuh kita akan mengalami kesulitan untuk mempertahankan tekanan darah. Untuk mempertahankan kehidupan, tubuh akan mengurangi aliran darah ke organ-organ yang tidak vital, misalnya ginjal dan usus. Sayangnya, jika berlarut-larut hal ini dapat menimbulkan kerusakan pada organ-organ tersebut. Tanpa adanya ginjal yang menyaring darah, maka racun-racun dari seluruh tubuh akan menumpuk dan membahayakan jiwa anda.


Tahap 4 Kematian
Ilustrasi Pelari pada even
GRAND BARA 2009

Gambar asli oleh J
oshua Bryce Bruns
Lisensi Public Domain
Ini terjadi ketika seseorang dengan berat badan 65 Kg kehilangan 6.5 Kg air (10%). Hal ini akan anda alami jika anda berjalan terus menerus selama lima hari, atau berlari 11 jam non stop pada suhu 30 derajat celsius, tanpa minum. Ini adalah kondisi gawat darurat. Tubuh yang terlalu panas akan menyebabkan organ-organ dalam yang vital juga memanas. Kerusakan hati misalnya, dapat membunuh anda. Akan tetapi jika anda cukup beruntung, racun-racun dalam darah anda akan menumpuk dan hanya merusak ginjal anda. Anda memang masih mungkin tertolong, walaupun demikian, anda masih membutuhkan transplantasi ginjal setelahnya.

Friday, March 17, 2017

Air, Bagaimana Ia Diperebutkan dan Dipersenjatai

Telah ribuan tahun manusia bertikai memperebutkan air. Air pun kerap dipergunakan untuk mengalahkan musuh dengan cara menenggelamkan, meracuni, maupun membendungnya. Artikel ini mengulas secara ringkas pertikaian antar manusia karena atau yang menggunakan air.

1. Persekutuan Amphictyonic vs. Penduduk Kirra (595–685 S.M.)
Perjalanan ziarah ke peramal di Delphi pada zaman dahulu haruslah melalui sebuah kota pesisir yang bernama Kirra. Di kota ini, pencurian dan perampokan kerap menimpa para peziarah. Untuk mengakhiri serangan para bandit ini, suku-suku di Yunani (Amphictyonic artinya tetangga) membentuk suatu persekutuan untuk mengepung Kirra. Tentara sekutu meracuni air di Kota Kirra hingga penduduk di sana jatuh sakit dan menyerah.

2. Romawi vs. Galia (51 S.M.)
Untuk menaklukkan bangsa Galia yang kini dikenal sebagai Perancis, pasukan Romawi harus menyerang sisa-sisa pejuang Galia yang bertahan di Sungai Dordogne. Selama pengepungan ini, para pemanah Romawi memanah setiap pejuang Galia yang berusaha meloloskan diri. Pasukan Romawi kemudian mengeringkan sebuah mata air yang memasok air ke benteng bangsa Galia. Pasukan Galia yang kehausanpun pada akhirnya menyerah.

3. Bangsa Romawi vs. Bangsa Yahudi (30 M)
Ketika itu seorang gubernur Romawi di Jarusalem bernama Pontius Pilate, mencuri sejumlah uang milik kuil Bangsa Yahudi untuk membangun akuaduk. Ribuan orang dari bangsa Yahudi turun ke jalan untuk memprotes sang gubernur Romawi. Pilate kemudian menyusupkan sejumlah mata-mata bersenjatakan belati ke kerumunan masa. Para mata-mata ini diam-diam menikam para pengunjuk rasa yang saling berdesakan. Ratusan warga Yahudi meninggal dan Pilate pun akhirnya berhasil membangun akuaduk impiannya.

Lukisan yang mengilustrasikan kemenangan Sultan Saladin
Karya Said Tahsine (1904-1985 Syria)
Lisensi Public Domain
4. Saladin vs. Tentara Salib (1187)
Dalam peperangan melawan Sultan Saladin, tentara salib dari kerajaan Jerusalem membangun perkemahan di Sepphoris. Pertahanan di perkemahan ini kuat dan memiliki pasokan air yang cukup. Untuk mengalahkan mereka, Sultan Saladin memancing tentara salib untuk keluar. Tentara salib pun akhirnya dikalahkan pada pertempuran di Hattin. Tiga bulan kemudian, Jerusalem pun jatuh ke tangan pasukan Sultan Saladin.

5. Dinasti Ming vs. Rakyat (1642)
Pada tahun 1642, invasi asing dan pemberontakan rakyat hampir berhasil menggulingkan kekuasaan Dinasti Ming. Untuk menggagalkan pemberontak dari merebut ibukota Kaifeng, yang terletak di pinggir Sungai Kuning, salah seorang jenderal Dinasti Ming menjebol tanggul sungai. Luapan air Sungai Kuning menyapu bersih pasukan pemberontak, berikut kota Kaifeng sendiri.

6. Penduduk Kanada vs. Pemilik Pabrik (1838-1844)
Seorang pemilik pabrik membangun bendungan di Lindsay, Ontario, yang pada ujungnya menggenangi ladang-ladang dan membuat nyamuk malaria berkembang biak. Dengan bersenjatakan kapak dan garpu rumput, penduduk kemudian menyerang bendungan tersebut dan hampir menghancurkannya. Pemerintah kemudian turut campur tangan, mereka membangunkan bendungan yang lebih kecil dan memperbaiki ladang-ladang. Ukuran bendungan yang lebih kecil ini juga mengurangi laju pertumbuhan nyamuk malaria.

7. Tentara Federal vs. Tentara Konfederasi (1863)
Setelah jatuhnya kota Vicksburg, Mississippi, yang menjadi salah satu titik balik dalam perang sipil, tentara konfederasi yang terdesak menggiring sapi, babi dan domba ke sumber-sumber mata air. Mereka menembaki hewan-hewan ini dan membuang bangkainya ke dalam sumber-sumber air ini. Hal ini dilakukan agar tentara federal yang mengejar mereka kekurangan air bersih.

8. Los Angeles Bureau of Water Works vs. Petani (1924-1927)
Pada tahun 1913, akuaduk di Los Angeles mulai mengalihkan aliran air dari petani di lembah Owen. Akibatnya, tanaman para petani mulai rusak. Dipimpin oleh Wilfred dan Mark Watterson, sekelompok petani mulai mengebom akuaduk tersebut. Aksi ini berlangsung selama tiga tahun hingga akhirnya pemerintah menahan kedua bersaudara tersebut.

Pangkalan Angkatan Laut Amerika di Teluk Guantanamo
Gambar asli oleh Chief Mass Communication Specialist Bill Mesta
Lisensi Public Domain
9. Pemerintah Kuba vs. US Navy (1964)
Akibat penahanan beberapa nelayan Kuba oleh US Navy di lepas pantai Florida, presiden Kuba Fidel Castro menghentikan pasokan air bersih ke pangkalan angkatan laut di Teluk Guantanamo. Angkatan laut Amerika terpaksa menjatah penggunaan air dan membangun fasilitas penyuling air laut (desalinasi) untuk mengurangi kebergantungan mereka pada pasokan air dari Kuba.

10. Brasil vs. Paraguai (1962-1967)
Brasil dan Paraguai sama-sama mengklaim hak untuk membangun pembangkit listrik tenaga air di air terjun Guaira. Air terjun ini terletak persis di perbatasan kedua negara. Brasil kemudian menginvasi dan menduduki lokasi ini selama lima tahun. Kedua negara ini akhirnya menandatangani perjanjian pada tahun 1969, dan mereka kini menikmati pasokan listrik dari pembangkit listrik yang terletak di hulu. Sayangnya, pembangkit listrik baru ini mematikan aliran air ke air terjun Guaira.

11. Pemerintah Guatemala vs. Penduduk (1980-1982)
Pembangunan pembangkit listrik tenaga air Chixoy telah mengusir ribuan anggota suku Maya-Achi dari tanah mereka. Upaya mereka untuk melawan ditanggapi secara represif oleh tentara dan milisi. Selama penindasan pemerintah, 177 wanita dan anak-anak terbunuh. Pada tahun 2014, kerabat yang selamat memperoleh ganti rugi sebesar US$154.5 juta.

12. Malaysia vs. Singapura (1997)
Dahulu Singapura merupakan bagian dari Malaysia. Sampai dengan tahun 1997, Malaysia masih memasok air ke Singapura. Akibat kritik-kritik yang dilancarkan pemerintah Singapura, Malaysia memutuskan pasokan air ke negara pulau ini. Singapura pun memulai upaya penghematan air dan membangun fasilitas penyulingan air laut untuk menciptakan otonomi mereka atas air.

13. Peretas (Hacker) vs. Sistem Pengolahan Limbah Australia (Australian Wastewater System) (2000)
Dengan bersenjatakan komputer jinjing dan transmiter radio, seorang peretas di Queensland, mengambil alih kendali atas sistem pengolahan limbah. Ia mengalirkan air limbah ke taman-taman, sungai, bahkan perumahan. Ia melakukan hal ini sebagai upaya balas dendam setelah lamaran kerjanya ditolak oleh pemerintah daerah setempat. Ia pun akhirnya tertangkap dan dipenjarakan.

Protes untuk mendukung perjuangan Standing Rock Sioux
Gambar asli oleh Pax Ahimsa Gethen
Lisensi Creative Commons
14. Gerilyawan Maois vs. Nepal (2002)
Dalam perang melawan pemerintah Nepal, pihak gerilyawan meledakkan beberapa pembangkit listrik tenaga air. Akibatnya, daerah Bhojpur yang berpenduduk 6000 jiwa dan wilayah sekitarnya kehilangan pasokan listrik. Butuh enam bulan bagi pemerintah untuk memperbaiki kerusakan ini. Walaupun demikian, perang masih berlangsung hingga empat tahun berikutnya.

15. Indian Sioux vs. Energy Transfer Partners (2014)
Pada musim semi 2016, suku Indian yang tergabung dalam organisasi Standing Rock Sioux mendirikan perkemahan untuk menghalang-halangi pembangunan pipa minyak yang melintasi Sungai Missouri. Pipa-pipa minyak ini mengancam lahan dan pasokan air mereka. Walaupun tuntutan mereka dimenangkan oleh pemerintah di bawah kepemimpinan Barrack Obama, perjuangan mereka masih harus diteruskan di era Donald Trump saat ini.

Wednesday, March 15, 2017

Berapa Banyak Makanan Anda, Minum?

Ketika anda makan, anda menggunakan setiap tetes air yang dibutuhkan untuk memproduksi makanan anda. Bergantung pada pilihan menu anda, seporsi makanan dapat menghabiskan beberapa liter atau beberapa ratus liter air. Beberapa tanaman hanya mengambil sedikit air dari tanah, sementara tanaman yang lain membutuhnya banyak air untuk tumbuh. Hewan tidak hanya membutuhkan air untuk minum, akan tetapi juga mengkonsumsi air secara tidak langsung dari tanaman yang mereka makan. Di bumi ini air merupakan sumber daya yang diperebutkan oleh seluruh mahluk hidup. Pilihan makanan kita secara umum akan mempengaruhi keberlangsungan hidup di muka bumi. Untuk membantu anda memilih, kami memperhitungkan jumlah air yang diperlukan untuk memproduksi 100 kalori pada bahan-bahan makanan populer berikut ini. Angka-angka ini merupakan hasil pengolahan lebih lanjut dari data yang dipaparkan dalam Mekonnen & Hoekstra (2010) dan (2012).

Minyak goreng, gambar asli oleh DromoTetteh
Lisensi Creative Commons
10. Minyak goreng (kelapa sawit) (1,2 liter)
Minyak goreng merupakan bahan makanan yang banyak sekali digunakan di Indonesia. Bahan makanan ini merupakan syarat utama untuk menghasilkan rasa yang renyah dan gurih. Setiap 100 kalori yang kita peroleh dari minyak goreng menghabiskan 1,2 liter air untuk memproduksinya. Sayangnya, karena sebagian besar dari minyak goreng yang kita pergunakan pada akhirnya dibuang, pemborosan jumlah air pada bahan makanan ini sebenarnnya sangat besar.






9. Gula (4,6 liter)
Kristal gula, gambar asli oleh Peter Griffin
Lisensi Public Domain 

Bahan makanan ini digunakan secara luas untuk berbagai jenis masakan di Indonesia, baik sajian utama, kue-kue, makanan pencuci mulut maupun minuman. Di Indonesia sendiri, perkebunan tebu, bahan baku gula, sudah ada semenjak abad ke 17. Sayangnya, industri gula di Indonesia saat ini tengah lesu karena kurangnya riset dan investasi bagi komoditas ini. Besarnya densitas energi yang dikandung dalam setiap kilogram gula membuat efisiensi penggunaan air pada bahan makanan ini cukup tinggi.





Snack kacang kedelai, gambar asli oleh
Midori, Lisensi Creative Commons
8. Kedelai (4,8 liter)
Kedelai adalah salah satu bahan makanan lain yang densitas energinya tinggi, sehingga efisien dalam pemanfaatan air. Selain itu, kedelai dapat dibudidayakan di lahan sawah maupun lahan kering (ladang). Biasanya kedelai di tanam sebagai tanaman selingan padi. Di Indonesia kedelai dapat dinikmati secara langsung sebagai panganan ringan, atau diolah lebih lanjut menjadi makanan populer seperti tahu dan tempe. Perhitungan penggunaan air yang disajikan di sini adalah jumlah air yang dipergunakan untuk memproduksi kacang kedelai. Apabila kedelai ini diolah lebih lanjut, maka jumlah air yang dipergunakan akan bertambah.





7. Gandum (5,4 liter) 
Panen gandum, sumber gambar ars.usda.gov
Lisensi public domain

Walaupun bahan makanan ini banyak dipergunakan pada makanan ringan, sayangnya tanaman ini hanya sedikit tumbuh di Indonesia. Gandum biasanya tumbuh pada musim semi dan musim gugur, sehingga petani tidak perlu mengairi tanaman di musim panas. Gandum memiliki sistem akar yang dalam dan efisien, sehingga pada kondisi ideal tidak membutuhkan irigasi tambahan. Perhitungan ini menyajikan jumlah air yang dibutuhkan untuk memproduksi biji gandum. Apabila biji gandum ini diolah menjadi tepung maupun makanan jadi, maka jumlah air yang dipergunakan akan bertambah.




Brokoli, gambar asli oleh Chadwick Moyer
Lisensi public domain
6. Brokoli (8.5 liter)
Brokoli merupakan tanaman ajaib yang memiliki banyak manfaat. Selain itu, brokoli juga tidak membutuhkan terlalu banyak air untuk tumbuh. Brokoli kaya dengan kandungan serat, sehingga baik untuk pencernaan dan menurunkan berat badan. Dengan kandungan glucoraphanin dan vitamin B6 nya yang sangat tinggi, ia dapat mencegah dan membantu mengobati penyakit jantung dan kardiovaskuler. Brokoli juga mengandung banyak vitamin A, C dan E, sehingga baik untuk menjaga kesehatan mata dan kulit. Ditambah lagi dengan kandungan kalium dan magnesium yang sangat bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah tinggi.





5. Beras (12,9 liter)
Nasi dan lauk pauk, gambar asli oleh Ian L
Lisensi Public Domain

Tak dapat disangkal lagi beras merupakan makanan utama bangsa Indonesia. Bagi banyak orang Indonesia, belum makan namanya jika belum makan nasi. Selain diolah menjadi nasi, beras juga dapat diolah menjadi makanan lain seperti bubur dan kue-kue. Sayangnya bahan makanan ini termasuk rakus terhadap air dan harus ditanam pada lahan yang basah. Pengairan yang kerap terkendala dan tingginya konsumsi, membuat Indonesia kerap mengimpor bahan makanan ini. Angka yang disajikan di sini merupakan jumlah air yang dipergunakan untuk memproduksi beras. Jika diolah lebih lanjut maka jumlah air yang dipergunakan akan bertambah.





Apel merah, gambar asli oleh
Abhijit Tembhekar,
Lisensi Creative Commons
4. Apel (16,7 liter)
Apel termasuk tanaman yang rewel. Ia tidak tumbuh dengan baik di tanah yang terlalu basah, akan tetapi membutuhkan irigasi di tanah yang terlalu kering. Bahan makanan ini tidak menghasilkan banyak energi, sehingga efisiensi pemanfaatan airnya lebih rendah. Akan tetapi buah ini memiliki banyak manfaat lain. Mengkonsumsi buah apel bisa membantu kita mengurangi risiko kanker paru-paru, kanker usus besar dan kanker prostat. Walaupun kandungan vitamin C nya tidak seberapa jika dibandingkan dengan buah dan sayuran lainnya, tetapi buah apel kaya dengan berbagai antioksidan. Serat dalam buah apel mencegah terjadinya reabsorpsi, sehingga membantu untuk menangkal penyakit jantung, mengontrol berat badan dan kolesterol.






3. Ayam (180 liter) 
Ayam goreng kalasan, gambar asli
oleh Midori. Lisensi creative commons
Ayam merupakan salah satu sumber protein hewani yang paling populer di Indonesia. Hampir seluruh daerah, memiliki masakan tradisional yang terbuat dari olahan daging ayam. Ayam tidak hanya butuh air untuk minum, tetapi mereka juga membutuhkan pakan dari bahan-bahan yang membutuhkan air untuk memproduksinya. Untungnya, masa pemeliharaan ayam tidak begitu lama. Secara rata-rata ayam broiler hanya perlu dipelihara selama lima minggu untuk mencapai bobot optimal 2,2 Kg dan dijual.  Oleh karena itu, diantara hewan ternak, ayam merupakan salah satu bahan makanan yang paling efisien penggunaan airnya.





Rendang, gambar asli oleh Midori
Lisensi Creative Commons
2. Daging Sapi (1000 liter)
Sapi merupakan daging hewan ternak populer lain di Indonesia. Permintaan akan daging sapi biasanya melonjak menjelang hari-hari besar keagamaan. Untuk minum, sapi ras asing membutuhkan hingga 130 liter per hari, sementara sapi ras lokal biasanya mengkonsumsi setengah dari jumlah ini. Selain itu sapi juga mengkonsumsi air dari rumput yang ia makan. Satu ekor sapi bisa mengkonsumsi hingga 40 Kg rumput. Disamping itu sapi juga membutuhkan waktu yang lama untuk mencapai bobot optimalnya, kira-kira 2 - 3 tahun. Sebab-sebab inilah yang membuat penggunaan air dalam produksi daging sapi sangat tinggi.





1. Kopi (1848.5 liter)
Kopi Tubruk, gambar asli oleh Mo Riza
Lisensi Creative Commons
 

Kopi merupakan salah satu bahan makanan yang paling besar penggunaan airnya. Hal ini disebabkan kecilnya kandungan energi di dalam kopi. Sejak 3000 tahun yang lalu kopi telah dikenal oleh Bangsa Etiopia di benua Afrika sebagai minuman berenergi. Keunikan ini juga yang membuat kopi menjadi komoditas dunia yang dibudidayakan di lebih dari 50 negara. Akan tetapi, rasa bugar yang diperoleh setelah meminum kopi merupakan efek kafein yang terkandung di dalamnya (terdapat juga tambahan energi dari gula dalam minuman), bukan karena kandungan energinya.

Demikianlah bagaimana sumber daya air dimanfaatkan dalam produksi makanan kita sehari-hari. Untuk memperdalam wawasan anda, saya menyarankan anda untuk juga mengunjungi tautan-tautan daftar pustaka berikut. Akhir kata, jika Anda merasa artikel ini bermanfaat, mohon sampaikan URL ini pada rekan dan kerabat anda. Jika anda merasa artikel ini kurang bagus, mohon beritahu kami. Cheers.

Monday, June 29, 2015

Puncak-puncak Tertinggi di Galaksi Milky Way; dan Bagaimana Mereka Terbentuk?

Kita mungkin berfikir bahwa planet-planet dan satelit-satelitnya adalah bola mulus yang melayang-layang di angkasa. Mungkin saja bola ini memiliki satu atau dua kawah. Akan tetapi pengamatan menunjukkan bahwa planet-planet dan satelit-satelit di galaksi kita memiliki gunung-gunung raksasa. Puncak tertinggi yang telah diketahui adalah gunung Olympus di Planet Mars yang tingginya mencapai 25 km, hampir tiga kali lipat dari puncak tertinggi di Bumi.

Pegunungan di luar angkasa dapat terbentuk dengan beberapa cara. Pada planet-planet yang panas dan berbatu seperti Venus dan Mars, pegunungan terbentuk secara vulkanis. Mirip dengan fenomena yang terjadi di Bumi, tekanan dari bawah kerak mendorong lava ke atas dan membentuk gunung berapi perisai. Pada proses ini lava yang keluar mengalir dari puncak gunung dan mengeras. Lapisan lava yang mengeras semakin tebal seiring dengan banyaknya aliran lava dari perut planet.

Pegunungan di luar angkasa juga dapat terbentuk akibat tumbukan benda langit. Ketika meteor atau asteroid menumbuk permukaan planet atau bulan maka akan terbentuk kawah. Gelombang kejut dari peningkatan suhu dan tekanan yang disebabkan oleh tumbukan ini akan menyebar ke seluruh permukaan planet atau satelit. Akibatnya, bebatuan akan retak dan memampat membentuk puncak-puncak di sekitar kawah. Salah satu contoh puncak kawah adalah kawah Herschel yang berada di Mimas salah satu setelit Planet Saturnus.

Terdapat pula kemungkinan adanya bebatuan dan objek-objek angkasa yang terperangkap oleh gravitasi planet atau satelit. Bebatuan ini akhirnya menumpuk membentuk pegunungan yang memanjang. Sebagai contoh, segmen katulistiwa di Lapetus, salah satu satelit Planet Saturnus.

Berikut ini adalah daftar puncak tertinggi yang telah teridentifikasi di galaksi Milky Way.

10 Gunung Doom di Titan

Gunung setinggi 1,5 km ini banyak menarik perhatian para ilmuwan. Gunung yang terletak di satelit terbesar kedua di tata surya kita ini  memiliki bentuk puncak, kawah dan bekas aliran di lereng-lerengnya. Hal ini merupakan ciri-ciri ice volcano. Ice volcano adalah gunung yang menyemburkan bahan-bahan kimia dengan titik didih rendah seperti air dan metan, buka batuan cair. Nama gunung di satelit yang menyimpan cadangan minyak ini sendiri diambil dari nama tempat dalam novel fantasi Lord of The Rings, karya JRR Tolkien.

9 Caloris Montes di Merkurius

Cincin pegunungan ini terbentuk akibat tumbukan besar yang menciptakan cekungan Caloris. Bebatuan yang bergeser akibat tumbukan ini melahirkan gunung setinggi 2 km.

8 Gunung Huygens di Bulan

Ketinggian gunung tertinggi di Bulan ini mencapai 5,5 km. Namanya diambil dari nama Astronomer Belanda Christiaan Huygens. Gunung ini sendiri merupakan bagian dari pegunungan Montes Appenninus yang terbentang di permukaan satelit terbesar kelima di tata surya kita ini.

7 Kawah Herschel di Mimas

Gunung ini menjulang setinggi 6 km dari salah satu kawah terbesar di tata surya kita. Gunung ini terbentuk akibat tumbukan yang dialami oleh satelit Planet Saturnus ini. Nama kawah ini diambil dari nama salah satu pelopor ilmu Astronomi yang paling terkemuka yaitu William Herschel.

6 Gunung Maat di Venus

Gunung setinggi 8 km ini merupakan sebuah gunung berapi perisai. Ia ini mengeluarkan lava yang menyebar melalui lereng-lereng landainya hingga ratusan kilometer.

5 Mauna Kea di Bumi

Gunung ini sesungguhnya lebih tinggi dibandingkan Gunung Everest akan tetapi, sebagian besar gunung berada di bawah laut. Gunung setinggi 10 Km ini merupakan gunung berapi yang tidak aktif. Kini gunung yang terletak di Hawaii ini menjadi lokasi bagi banyak teleskop-teleskop milik NASA.

4 Boosaule Montes di Io

Io satelit terbesar ketiga milik Planet Jupiter ini merupakan rumah bagi gunung setinggi 18 km ini. Ia terbentuk karena tekanan yang berasal dari dalam satelit terbesar keempat di tata surya kita ini.

3 Segmen Katulistiwa (Equatorial Ridge) di Iapetus

Diduga segemen katulistiwa di satelit terbesar ketiga milik Planet Saturnus ini bukan berasal dari bulan ini sendiri. Pegunungan setinggi 20 km ini terbentuk akibat bebatuan dan benda angkasa yang tertarik oleh gravitasi dan akhirnya menjadi bagian dari bulan ini.

Garis menonjol yang membelah Iapetus merupakan sebuah segmen katulistiwa setinggi 20 km
Author: NASA (Cassini probe)
Lisensi: Public Domain

2 Kawah Rheasilvia di Asteroid 4 Vesta

Belahan Selatan Asteroid 4 Vesta menampakkan kawah Rheasilvia
Author: NASA/JPL-Caltech/UCLA/MPS/DLR/IDA
Lisensi: Public Domain
Cukup unik karena gunung kedua tertinggi di galaksi kita berada di sebuah asteroid. Diduga keseluruhan bagian gunung setinggi 22 km ini diakibatkan oleh sebuah tumbukan yang terjadi milyaran tahun yang lalu.

1 Gunung Olympus di Mars

Gunung ini merupakan sebuah gunung berapi perisai yang aktif. Beberapa bagian dari gunung ini terbentuk milyaran tahun yang lalu sementara beberapa bagian lain baru terbentuk jutaan tahun yang lalu. Dengan tinggi 25 km gunung ini merupakan gunung tertinggi di galaksi Milky Way.

Gunung Olympus di Mars
Author: NASA/MOLA Science Team
Lisensi: Public Domain

Daftar Pustaka

  • anonymous. (2014, August). Space Mountains, How Are The Biggest Peaks In The Galaxy Formed? How It Works, 63, 62-63.
  • anonymous. (2014, December). The 10 Biggest Moons in Our Solar System. BBC Knowledge, 5, 33.
  • anonymous. (2014, December). 10 Famous Astronomers. BBC Knowledge, 5, 35.

Saturday, June 27, 2015

10 Permulaan dalam Perjalanan Luar Angkasa

Dalam artikel ini disajikan 10 kejadian yang mempelopori upaya manusia untuk menjelajahi luar angkasa.

14 Juni 1949 - Primata Pertama di Luar Angkasa

Seekor monyet rhesus yang dinamai Albert II mencapai ketinggian 134 km dengan mengendarai roket V2 yang diluncurkan Amerika. Sayangnya ia tewas saat mendarat akibat kegagalan parasut.

3 November 1957 - Hewan Pertama yang Mengorbit Bumi

Laika seekor anjing dari Rusia menjadi hewan pertama yang mengorbit Bumi. Ia berhasil mengorbit Bumi sebanyak empat kali di atas Sputnik 2. Sayangnya ia tewas tidak lama setelah itu akibat kepanasan.

12 April 1961 - Manusia Pertama yang Mengorbit Bumi

Yuri Gagarin
Author: NASA
Lisensi: Public Domain

Astronot (dalam bahasa Rusia disebut cosmonaut) Rusia Yuri Gagarin mengitari bumi dalam perjalanan luar angkasa selama 108 menit dengan mengendarai Vostok I. Sebagai manusia pertama di luar angkasa, ia menuturkan pengalaman yang dirasakannya tanpa gravitasi. Menurutnya, rasanya seperti terikat pada sebuah tali dengan posisi horisontal. Begitu mendarat kembali di Bumi ia segera menjadi seorang selebriti, dan berkeliling dunia untuk menuturkan pengalaman selama perjalanannya. Perjalanan ini merupakan perjalanannya satu-satunya ke luar angkasa sebelum meninggal pada tahun 1968 dalam sebuah kecelakaan pesawat. Abu tubuhnya disimpan dalam dinding di Kremlin Moscow.

5 Mei 1961 - Pesawat Antariksa Pertama yang Dikemudikan Manusia

Alan Shepard mencapai ketinggian 187 km dengan menggunakan pesawat Freedom 7 pada 5 Mei 1961. Berbeda dengan pesawat Gagarin yang dikendalikan secara otomatis, Shepard  mengendalikan pesawatnya secara manual.

6 Agustus 1961 - Orang Pertama yang Mengorbit Bumi Seharian

Gherman Titov adalah orang pertama yang menghabiskan sehari penuh untuk mengorbit Bumi. Ia melakukannya dengan mengendarai Vostok 2 pada 6 Agustus 1961. Ia mengorbit bumi sebanyak 17 kali dan juga merupakan orang pertama yang tidur di luar angkasa.

16 Juni 1963 - Wanita Pertama yang Mengorbit Bumi 

Valentina Nikolayeva-Tereshkova,
seorang pilot astronot dan
pahlawan bagi Uni Sovyet saat bermain ski

Author: V. Malyshev
Lisensi: Creative Commons
Attribution-Share Alike 3.0 Unported

Valentina Tereshkova seorang Astronot Rusia menjadi wanita pertama yang mengorbit Bumi. Ia  mengorbit bumi sebanyak 48 kali dalam hampir tiga hari perjalanan non stop dengan mengendarai Vostok 6.

18 Maret 1965 - Manusia yang Pertama Kali Berjalan di Luar Angkasa

Alexey Leonov seorang astronot Rusia adalah orang pertama yang melakukan aktifitas tanpa menggunakan kendaraan di luar angkasa. Kala itu ia terbang dalam misi Voskhod 2. Selama 12 menit ia berjalan di luar angkasa dengan diikat menggunakan kabel sepanjang 5 meter. 

24 April 1967 - Kematian Pertama di Luar Angkasa 

Tewasnya Vladimir Komarov tercatat sebagai kematian pertama di luar angkasa. Ia tewas saat wahana Soyuz 1 yang tengah dikendarainya meledak saat memasuki kembali atmosfir Bumi. 

21 Juli 1969 - Orang yang Pertama Berjalan di Bulan

Neil Armstrong yang mengkomandani misi Apollo tercatat sebagai orang pertama yang berjalan di Bulan. Salah satu keunikan dalam misi Apollo 11 adalah pakaian luar angkasa yang mereka kenakan. Pakaian ini diproduksi oleh salah satu produsen pakaian dalam wanita.

28 April 2001 - Wisatawan Luar Angkasa Pertama

Seorang miliuner dari Amerika bernama Dennis Tito menjadi orang pertama yang berwisata di luar angkasa. Ia menghabiskan hampir delapan hari di luar angkasa dengan menggunakan wahana Soyuz TM-32 milik Rusia. Ia juga sempat mengunjungi International Space Station EP-1.

Daftar Pustaka

ANONYMOUS 2014. 10 Space First. BBC Knowledge. BBC Magazines.

Wednesday, June 24, 2015

10 Migrasi Hewan Terjauh

Berikut ini adalah daftar jarak terjauh yang ditempuh oleh hewan dalam bermigrasi.

Caribou
Author: Bob Stevens
Lsensi: Public Domain

10 Caribou (Rangifer tarandus)

Hewan ini secara berkelompok ini menempuh jarak 5,000 km melintasi Canada. Jarak ini merupakan migrasi terjauh bagi mamalia darat.

9 Kupu-kupu Monarch (Danaus plexippus)

Kupu-kupu ini melintasi Amerika dan Meksiko dengan jarak 6,000 km. Uniknya, mereka membutuhkan tiga hinga empat generasi untuk menyelesaikan perjalanan ini. 

Biru-laut Ekor-blorok (Bar tailed godwit)
Author: Tim Bowman
Lisensi: Public Domain

8 Biru-laut Ekor-blorok (Limosa lapponica)

Burung ini menempuh jarak  11,680 km dari Alaska ke New Zeland secara non stop. Hebatnya lagi jarak ini ditempuh hanya dalam waktu 8 hari. Untuk memperoleh energi dalam selama perjalanan burung ini mencerna bagian dalam organ-organ pencernaannya sendiri. 

7 Capung Ciwet (Pantala flavescens)

Pengamatan menunjukkan bahwa capung ini bermigrasi dari India hingga Afrika bagian selatan dengan menempuh jarak lebih dari 14,000 km.

6 Paus bungkuk (Megaptera novaeangliae)

Paus ini mampu berenang sejauh 16,600 km dari Artic hingga perairan tropis. 

5 Penguin Adélie (Pygoscelis adeliae)

Penguin ini menelusuri tepian es sejauh 17,600 km dari lokasi perkembang biakan hingga lokasi mencari makan.

4 Penyu Belimbing (Dermochelys coriacea)

Salah satu penyu yang telah ditandai dengan sensor menunjukkan bahwa hewan ini mampu berenang menempuh jarak 20,000 km dari Indonesia hingga Amerika dengan melintasi samudera Pasifik.

3 Northern elephant seal (Mirounga angustirostris)

Mamalia ini mampu berenang menempuh jarak 21,000 km antara laut di Calfornia hingga Mexico.

2 Penggunting laut hitam (Puffinus griseus)

Penggunting laut merupakan burung laut sejenis albratos. Burung ini bermigrasi sejauh 65,000 km secara sirkular mengelilingi samudera Atlantik dan Pasifik.

Camar Arctic
Author: Dirk Ingo Franke
Lisensi: Creative Commons
Attribution-Share Alike 2.0 Germany

1 Camar Arctic (Sterna paradisea)

Burung camar ini amat mungil. Beratnya hanya sekitar 100 g. Akan tetapi ia mampu melakukan migrasi pulang pegi setiap tahun dengan menempuh jarak 70,900 km. Pada bulan Agustus atau September setiap burung meninggalkan lokasi berkembang biaknya di Greenland ke selatan menuju Afrika maupun Amerika Selatan. Di sana mereka mencari makan selama empat atau lima bulan sebelum kembali ke Artic saat musim panas di belahan utara.

Daftar Pustaka

ANONYMOUS 2014. 10 Longest Animal Migrations. BBC Knowledge. December ed.: BBC Magazines.

Tuesday, June 23, 2015

10 Satelit Terbesar di Tata Surya Kita

Berikut ini adalah daftar satelit-staelit terbesar dari planet-planet yang ada di tata surya kita. 
Oberon, diambil dari pesawat
Voyager 2 pada tahun 1986

Author: NASA
Lisensi: Public Domain

10 Oberon

Satelit dari Planet Uranus ini memiliki radius 761 km. Oberon merupakan salah satu dari objek antariksa yang ditemukan oleh William Herschel, salah satu pelopor dalam bidang astronomi yang paling terkemuka.

9 Rhea

Satelit dari Planet Saturnus ini memiliki radius 764 km.

8 Titania

Titania merupakan temuan lain William Herschel, salah satu astronom pelopor yang paling terkemuka dalam bidang astronomi. Satelit dari Planet Uranus ini memiliki radius 788 km.

7 Triton

Satelit dari Planet Neptunus ini memiliki radius 1,353 km.

6 Europa

Satelit dari Planet Jupiter ini memiliki radius 1,561 km.

5 Bulan

Satelit dari Planet Bumi ini memiliki radius 1,737 km. Mons Huygen, salah satu gunung tertinggi di Galaksi Milky Way menjulang di permukaan satlit planet kita ini.

4 Io

Satelit dari Planet Jupiter ini memiliki radius 1,821 km. Bulan ini menjadi rumah bagi pegunungan Boosaule Montes, yang memiliki puncak tertinggi keempat di Galaksi Milkyway.

3 Callisto

Satelit dari Planet Jupiter ini memiliki radius 2,410 km.

2 Titan

Satelit dari Planet Saturnus ini memiliki radius 2,576 km. Doom Mons (Mount Doom), gunung berapi yang terinspirasi dari novel fiksi Lord of the Rings terletak di bulan yang mengandung cadangan minyak ini. Doom Mons juga merupakan salah satu puncak tertinggi di galaksi Milky way.

1 Ganymede

Satelit dari Planet Jupiter ini memiliki radius 2,631 km.

Ganymede
Author: NASA/JPL/DLR
Lisensi: Public Domain

Daftar Pustaka

  • anonymous. (2014, August). Space Mountains, How Are The Biggest Peaks In The Galaxy Formed? How It Works, 63, 62-63.
  • anonymous. (2014, December). The 10 Biggest Moons in Our Solar System. BBC Knowledge, 5, 33.
  • anonymous. (2014, December). 10 Famous Astronomers. BBC Knowledge, 5, 35.

10 Hewan Bertulang Belakang (Vertebrata) dengan Umur Terpanjang

Berikut ini adalah daftar hewan bertulang belakang yang memiliki usia paling panjang.

10 Beruang kutub (Ursus maritimus)

Usia terpanjang 42 tahun. ‘Debbie’ nama beruang kutub dengan usia terpanjang ini mati di kebun binatang Assiniboine di Winnipeg Kanada pada tahun 2008.

9 Ikan Emas (Carassius auratus auratus)

Tish adalah ikan emas dengan usia terpanjang yaitu 43 tahun. Ia mati di North Yorkshire pada tahun 1999

8 Sapi (Bos primagenius) 

‘Big Bertha’ adalah sapi dengan usia terpanjang yaitu 48 tahun. Ia mati hanya tiga bulan sebelum ulang tahunnya yang ke 49.

7 Kuda (Equus ferus caballus) 

Shayne seekor kuda balap yang memiliki surai cokelat (Liver chestnut) hidup hingga mencapai usia 51 tahun. Ia mati di Essex pada tahun 2013.

6 Gajah Asia (Elephas maximus) 

Seekor gajah asia di kebun binatang Taipei dapat mencapai usia 86 tahun. Ia mati pada tahun 2003. Gajah ini dinamai Lin Wang atau ‘Grandpa Lin’ (Kakek Lin).

Winston Churchill dan Charlie the Curser
5 Burung Beo Biru Kuning (Ara ararauna)

Burung beo biru kuning dapat mencapai usia 104 tahun. Winston Churchill, salah satu perdana menteri Inggris memelihara burung beo betina jenis ini yang dinamai Charlie the Curser (si Pengumpat).

4 Tuatara Sphenodon punctatus

Tuatara adalah nama reptil mirip kadal yang ada di New Zeland. Satwa ini sudah hampir mendekati kepunahan. Usia satwa ini dapat mencapai 115 tahun. Salah satu Tuatara yang dinamai Henry baru memiliki keturunan ketika berusia 111 tahun pada tahun 2009. 

3 Paus Kepala Busur (Balaena mysticetus)

Mamalia laut ini dapat mencapai usia 211 tahun. Pada tahun 2007 ditemukan sebuah mata tombak yang berusia 130 tahun di leher seekor paus hidup di Alaska. Mata tombak ini menunjukkan bahwa paus ini telah selamat dari upaya perburuan dimasa lalu. 

2 Ikan Koi (Cyprinus carpio haematopterus)

Hanako ikan koi tertua yang diketahui mati di tahun 1977 pada usia 226 tahun.

Tubuh Tui Malila yang telah diawetkan
Author : John C. Sommerer
Lisensi: Public Domain

1 Kura-kura raksasa Aldabra (Aldabrachelys gigantea)

Adwaita adalah nama kura-kura jantan yang diberikan kepada Robert Clive pada abad ke 18. Sekitar tahun 1876 ia dipindahkan ke kebun binatang Alipore di Kolkata India. Ia hidup disana hingga kematiannya pada tahun 2006. Umur Adwaita sendiri tidak diketahui secara pasti. Umur reptil terpanjang yang telah terverifikasi adalah seekor kura-kura bintang (radiated tortoise) bernama Tu’i Malila yang dihadiahkan kepada keluarga kerajaan Tonga oleh Kapten Cook pada tahun 1777. Kura-kura ini mati pada tahun 1965 pada usia 188 tahun.

Daftar Pustaka

  • ANONYMOUS 2014. 10 Longest-Lived Vertebrates. BBC Knowledge. December ed.: BBC Magazines.

Saturday, June 13, 2015

10 Temuan Kunci dalam Penelitian Evolusi

Berikut ini adalah capaian-capaian kunci  dalam penelitian mengenai evolusi dan pola hidup manusia purba. Manusia dalam artikel ini merujuk pada mahluk hidup yang berada dalam genus / marga Homo, dan tidak terbatas pada manusia modern (Homo Sapiens).

Temuan mahluk yang mampu menggenggam dengan kedua tangan

Fosil Orrorin tugenensis Hominid (mahluk mirip manusia) yang ditemukan di Kenya tahun 2000 tmemiliki ibu jari yang dapat menghadap telapak tangan dan mampu berjalan tegak. Fosil ini kira-kira berusia enam juta tahun dan merupakan fosil hominid tertua yang ditemukan hingga saat ini. Ibu jari yang mampu menghadap telapak tangan memungkinkan hominid untuk dapat menggenggam. 

Temuan mahluk yang tidak lagi hidup di atas pohon

Mahluk serupa manusia diperkirakan tidak lagi hidup di atas pohon sekitar 4.4 juta tahun yang lalu. Pada tahun 1994 ditemukan sebuah fosil yang diklasifikasikan sebagai Ardipithecus ramidus. Mahluk ini diperkirakan sudah hidup baik di atas maupun di bawah pohon.

Reproduksi Australopithecus
africanus

Author: Nachosan
Lisensi: Creative Commons
Attribution-Share Alike
3.0 Unported

Temuan mahluk yang berjalan dengan dua kaki

Pada tahun 1924 di Afrika Selatan ditemukan fosil Australopithecus africanus yang kemudian dinamai Taung Child. Mahluk yang hidup sekitar 2.8 juta tahun yang lalu ini diperkirakan sudah dapat berjalan dengan dua kaki, walaupun masih memiliki lengan yang berfungsi utama untuk memanjat.

Temuan mahluk yang mampu menggunakan perkakas

Hozbilis mahluk yang hidup sebelum manusia diduga sudah pandai menggunakan perkakas. Fosil mahluk ini ditemukan di Olduvai Gorge Tanzania tahun 1963. Mahluk yang hidup 2.3 - 1.4 juta tahun ini diperkirakan mampu menggunakan peralatan batu. Faktanya Homo habilis sendiri bermakna tukang.

Temuan mahluk yang mampu berjalan tegak 

Mahluk hidup sebelum manusia sudah ada yang dapat berjalan tegak. Fosil mahluk yang dinamai Australopithecus afarensis atau dikenal juga sebagai Lucy ini ditemukan di Ethiopia tahun 1974. Ia diperkirakan hidup 3.85 - 2.95 juta tahun yang lalu. Walaupun demikian ukuran otak mahluk ini belum menyamai manusia modern.

Kerangka dan restorasi Neanderthal
di National Museum of  Nature
and Science, Tokyo, Jepang
.
Author: Photaro
Lisensi: Creative Commons
Attribution-Share Alike 3.0
Unported license

Temuan mahluk yang mampu berperilaku simbolik

Homo neanderthalensis yang ditemukan di lembah Neander Jerman pada tahun 1856 merupakan mahluk yang telah memiliki perilaku simbolik. Selain menggunakan pakaian, mereka juga menciptakan ornamen dan memiliki tradisi untuk menguburkan sesamanya yang telah mati. Mereka hidup sekitar 3 juta - 50 ribu tahun yang lalu dan diperkirakan sempat hidup pada masa yang sama dengan manusia modern. 

Temuan adanya perkawinan antar spesies

Neanderthal Genome Project yang dimulai tahun 2006 menelaah genom dari mahluk berusia 1.3 juta tahun yang ditemukan di sebuah gua di Siberia. Analisis DNA menunjukkan bawa Neanderthal kemungkinan telah melakukan perkawinan silang dengan manusia modern.

Temuan mahluk yang mampu menciptakan perkakas batu

Perkakas batu diperkirakan sudah dipergunakan sejak 3.5 juta tahun yang lalu. Hal ini ditunjukkan oleh bekas sayatan perkakas batu pada sepotong tulang hewan yang ditemukan di Ethiopia tahun 2010. Usia tulang hawan ini jauh lebih tua dari usia manusia modern. Hal ini menunjukkan bahwa pencipta perkakas batu ini adalah mahluk sebelum manusia.

Model Homo erectus
di Bautzen-Kleinwelka

Author: Frank Vincentz
Lisensi: Creative Commons
Attribution-Share Alike
3.0 Unported

Temuan tentang jenis makanan manusia purba

Fosil Australopithecus sediba ditemukan pada tahun 2008 di Afrika Selatan. Fosil-fosil ini terdiri dari berbagai individu dengan usia yang berbeda. Hasil analisis terhadap sisa-sisa makanan pada gigi mahluk ini diharapkan dapat mengungkapkan jenis makanan yang dikonsumsi 2 juta tahun yang lalu.

Temuan tentang kemampuan memanfaatkan api

Homo erectus yang ditemukan di Jawa pada tahun 1891, merupakan mahluk yang memiliki ciri-ciri mirip manusia. Ia hidup kira-kira 1.8 juta - 1.4 juta tahun yang lalu. Mahluk ini diperkirakan sudah mampu menggunakan api.  

Daftar Pustaka

ANONYMOUS 2014. 10 Key Breaktrough in Human Evolution. BBC Knowledge. December ed.: BBC Magazines.

ShareThis