Showing posts with label teknologi. Show all posts
Showing posts with label teknologi. Show all posts

Saturday, April 1, 2017

Teknologi Paru-paru Buatan Portabel

Baru-baru ini telah muncul sejumlah inovasi teknologi berupa paru-paru buatan yang cukup ringkas untuk dibawa dalam sebuah ransel. Hasil uji coba menunjukkan bahwa paru-paru buatan ini dapat bekerja dengan baik pada domba. Inovasi ini merupakan salah satu alat yang dapat meningkatkan kualitas hidup bagi orang-orang yang mengalami kerusakan paru-paru, atau mereka yang hidupnya bergantung pada mesin-mesin berukuran besar.

Mesin pengganti fungsi paru-paru tradisional
gambar asli oleh Pfree2014
Lisensi Creative Commons 
Orang-orang yang mengalami kegagalan paru-paru biasanya bergantung pada mesin besar yang memompa darah mereka, dan mengalirkannya melalui alat yang berfungsi untuk menyuplai oksigen dan membuang karbondioksida. Hal ini kerap menyebabkan hidup mereka terbelenggu di atas tempat tidur dan justru menghambat pemulihan kesehatan mereka. Bahkan ketika mereka sebenarnya cukup kuat untuk bangun, mereka membutuhkan bantuan beberapa orang untuk mendorong peralatan dan tabung-tabung besar yang terhubung pada tubuh mereka. Para insinyur mulai memikirkan alternatif teknologi yang lebih nyaman sejak mewabahnya flu babi tahun 2009 lalu. Wabah ini telah mengakibatkan banyak pasien mengalami kegagalan paru-paru.

Paru-paru buatan merupakan suatu solusi sementara bagi para pasien yang mengidap infeksi paru-paru kronis atau yang sedang menunggu donor untuk transplantasi paru. Akan tetapi menciptakan teknologi ini ternyata lebih rumit dibandingkan dengan menciptakan jantung buatan. Fungsi jantung hanya memompa, sementara paru-paru terdiri atas jaringan buluh-buluh dan kantung udara yang kompleks, yang memungkinkan gas untuk berdifusi ke dan dari dalam darah. Paru-paru memiliki efisiensi tinggi dalam mempertukarkan gas, ini belum dapat ditandingi oleh teknologi yang ada hingga kini. Tantangan lain yang lebih kompleks adalah untuk membuat pompa untuk mendorong darah, melalui alat penukar gas, sebagaimana yang terdapat pada mesin saat ini.

Baru-baru ini, sebuah tim peneliti dari University of Pittsburgh yang dipimpin oleh William Federspiel menciptakan alat pengganti paru-paru yang dilengkapi dengan pompa dan tabung penukar gas. Yang lebih hebatnya lagi alat yang dihubungkan ke tubuh pasien lewat leher ini cukup ringkas untuk dibawa dalam sebuah tas ransel.  

Eksperimen yang dilakukan pada empat ekor domba menunjukkan bahwa alat ini mampu memasok oksigen ke dalam darah hewan-hewan ini selama enam jam (Madhani et.al., 2017). Menurut Federspiel, sebuah eksperimen lanjutan menunjukkan bahwa alat ini telah mampu bekerja selama lima hari penuh.

Ilustrasi paru-paru buatan portabel
gambar diambil dari www.ur.umich.edu
Teknologi serupa juga tengah dikembangkan oleh tim peneliti dari Carnegie Mellon University yang dikepalai oleh  Keith Cook. Perbedaannya, alat ini didesain bagi para pasien yang jantungnya masih cukup kuat untuk memompa darah. Darah yang awalnya dipompa ke paru-paru ini, dialirkan ke sebuah tabung portabel yang berfungsi mempertukarkan gas. Alat ini akan disambungkan dengan selang ke arteri jantung dan diikatkan ke badan pasien. Hasil percobaan menunjukkan bahwa alat ini dapat menunjang kehidupan tiga dari empat domba selama dua minggu.

Sayangnya kedua alat ini masih membutuhkan pasokan oksigen dari tabung. Akibatnya pasien juga masih harus membawa tabung oksigen kemana-mana. Walaupun demikian, pergerakan pasien masih jauh lebih bebas dibandingkan dengan menggunakan mesin yang saat ini ada.

Akan tetapi harapan akan teknologi yang lebih efisien nampaknya akan segera terwujud dengan adanya penelitian yang dilaksanakan oleh Badan Urusan Veteran Amerika Serikat. Kemampuan alat yang tengah dikembangkan oleh badan ini telah teruji pada tikus. Perbedaannya, alat ini tersusun oleh selang-selang sangat tipis yang dibuat dari membran-membran polimer. Darah yang dialirkan melalui selang-selang ini memperoleh penampang yang lebih luas bagi pertukaran oksigen dan karbondioksida. Selang-selang ini juga mampu mempertahankan kesehatan sel-sel darah, dengan menirukan tekanan kapiler sebagaimana yang terjadi secara alamiah dalam paru-paru.

Daftar Pustaka

Saturday, March 25, 2017

Teknologi-teknologi Spionase di Dunia Nyata

Kegiatan spionase merupakan upaya penting untuk melindungi keselamatan suatu bangsa. Teknologi-teknologi apa saja yang sudah dibuat orang untuk membantu mata-mata menjalankan tugasnya?

Dalam film-film spionase, misalnya James Bond atau Mission Impossible, seorang mata-mata sering diidentikkan dengan berbagai teknologi canggih seperti sepatu peledak, sidik jari palsu atau helikopter dan kapal selam mini. Akan tetapi teknologi-teknologi yang kita saksikan dalam film-film ini sudah banyak yang menjadi kuno dan dikalahkan oleh gadget yang dimiliki oleh orang awam saat ini. Semuah smartphone modern misalnya, bisa melakukan berbagai fungsi yang tidak dapat dilakukan 10 tahun lalu. 
  
Sebagai contoh, alat penyadap yang dalam film-film dahulu berkabel, kini sudah menjadi alat penyadap nirkabel. Mereka bisa dibuat begitu kecil hingga bisa disembunyikan dalam anting-anting, kancing, atau bahkan ditanam dibawah kulit. Walaupun teknologi-teknologi spionase yang tengah dikembangkan pada umumnya rahasia, ada juga beberapa informasi yang bocor ke telinga publik.

Teknologi-teknologi zaman perang dingin

Mata-mata adalah pekerjaan yang umurnya sama dengan umur peradaban manusia. Dalam hukum Babilonia kuno yang disebut Kode Hammurabi dan dalam kitab perjanjian lama, memata-matai dideskripsikan sebagai suatu upaya untuk memperoleh keunggulan dari musuh. Dalam sejarah bangsa Indonesia mata-mata juga dikenal sebagai telik sandi. Akan tetapi munculnya negara-negara modern menyebabkan suburnya perkembangan teknologi-teknologi spionase.  

Perang dingin antara blok barat dan blok timur, menjadi zaman keemasan teknologi-teknologi spionase ala James Bond. Pada kala itu seorang mata-mata Bulgaria menggunakan sebuah payung untuk menembakkan sebuah peluru beracun kepada seorang pembelot Uni Soviet di London Inggris. Racun yang dipergunakan disebut Risin. Zat ini sebenarnya merupakan protein yang terkandung pada jarak pohon.

Uni Soviet juga membuat sebuah pistol berbentuk lipstik. Pistol ini dapat menembakkan peluru dan mematikan dari jarak dekat. Karena bentuknya, senjata ini disebut ciuman kematian "kiss of death".

Kucing mata-mata

Pada masa perang dingin, ada beberapa ide gila yang pada akirnya dilaksanakan. Berbeda dengan binatang yang memiliki koklea pada telinganya untuk menyaring noise (suara bising pada rekaman), alat-alat penyadap pada masa itu terkenal buruk dalam hal menyaring noise pada latar belakang suara. Oleh karena itu, pada tahun 1950-an dan 1960-an mata-mata Amerika Serikat memperoleh ide yang nampaknya brilian untuk memanfaatkan koklea hewan dan menguping pembicaraan pihak Uni Soviet. Mereka kemudian menanamkan microphone di lubang telinga kucing, pemancar radio di samping tengkoraknya dan baterai di perutnya, ekornya sendiri diubah menjadi sebuah antena. Para agen ini kemudian menghabiskan berjam-jam untuk melatih kucing ini melalui berbagai rintangan. Sayang, kucing canggih ini tidak dapat menghindari panggilan alamnya. Ia kerap berkeliaran jauh dari wilayah yang semestinya diintai, untuk mencari makanan. Walaupun sudah dilatih, ia tidak bisa memahami fungsi barunya sebagai mata-mata.

Akhirnya tim ini kembali merancang latihan baru bagi sang kucing. Dengan teknik khusus, mereka mengajari kucing ini untuk mengindahkan rasa laparnya. Setelah berhasil, mereka melepaskan kucing ini di seberang kedutaan Uni Soviet di Washington D.C. Naas tak bisa ditolak bagi kucing ini. Ketika ia menyeberang jalan sebuah taxi melindasnya. Kucing jutaan dolar inipun akhirnya "gepeng" di tengah jalan.

Selama puluhan tahun CIA juga telah menghabiskan jutaan dolar dalam suatu operasi mata-mata yang disebut Operation Stargate. Operasi ini bertujuan untuk mengungkap rahasia-rahasia yang dimiliki Uni Soviet dengan menggunakan cenayang. Program ini kemudia dihentikan pada masa pemerintahan Bill Clinton. Badan intelejen ini juga mendanai operasi legendaris yang disebut program MKULTRA. Program ini bertujuan untuk memanfaatkan pengaruh narkotika seperti LSD untuk mengendalikan pikiran dan kehendak manusia. 

Microphone Visual
Bukan hanya lembaga pemerintah saja yang mengembangkan teknologi-teknologi futuristik dan aneh. Para peneliti dari University of Texas menciptakan tehnik untuk menguping pembicaran dengan mengambil gambar ruangan dimana pembicaraan tersebut dilakukan. Sistem mata-mata ini memanfaatkan gelombang suara dapat meninggalkan jejak tak kasat mata, akan tetapi getarannya masih dapat ditangkap oleh kamera. Jejak-jejak getaran dalam gambar ini dapat dianalisa untuk mereka ulang suara yang sesungguhnya (Davis, et.al., 2014). Dengan menggunakan tehnik ini, secara teoritis, siapapun yang dapat mengambil gambar atau video dalam sebuah ruangan, dapat menguping pembicaraan-pembicaraan yang telah terjadi di ruangan tersebut, tanpa harus menempelkan telinganya di pintu.

Implan Medis yang Diretas (Hacked)
Ilustrasi bagaimana pacemaker terpasang
di jantung manusia, sangat mematikan jika diretas

Gambar asli oleh National Heart Lung and Blood Institute
Lisensi Public Domain
Implan-implan medis, misalnya pompa insulin dan pacemaker, yang dapat dioperasikan dari jarak jauh dan bertenaga baterai, dapat di retas. Seorang ahli yang bernama Jerome Radcliffe menunjukkan bagaimana ia mampu meretas pompa insulin miliknya sendiri (Radcliffe, 2011). Contoh lain ditunjukkan oleh seorang ahli keamanan komputer dari New Zealand, yang mampu meretas sebuah pacemaker jantung menggunakan komputer jinjing dari jarak 50 m (Girotra & Sethupathy, 2015). Sudah sejak lama, para ahli memprediksi kemungkinan teknologi-teknologi yang terhubung dengan internet untuk diretas. Sampai dengan saat ini, memang belum ada laporan resmi mengenai bagaimana implan medis seseorang dimanfaatkan untuk niat jahat. Akan tetapi kemungkinan ini mendorong sebuah lembaga pemerintahan di Amerika Serikat yang bernama U.S. Government Accountability Office, untuk memaksa lembaga pengawas obat dan makanan serta perusahaan-perusahaan produsen alat-alat kesehatan tersebut, untuk mengatasi kelemahan-kelemahan ini.


Hati-hati kala berbelanja karena bukan hanya mata-mata internasional saja yang mengawasi gerak-gerik kita. Perusahaan-perusahaan yang ingin mengetahui lebih banyak mengenai konsumen mereka, kelak dapat memanfaatkan kombinasi strategi pemasaran dan pengintaian. Sebuah perusahaan yang bernama Almax telah membuat sebuah boneka pajang (mannequin) setengah robot yang dinamai EyeSee. Boneka ini dapat dipajang di toko-toko pakaian. Di balik mata mannequin ini tersembunyi sebuah kamera yang dilengkapi software facial-recognition. Software ini dapat mengidentifikasi umur, ras dan jenis kelamin pembeli. Data-data ini dapat dipergunakan untuk mengetahui segmen pembeli dari suatu produk.



Enkripsi Kuantum (Quantum Encryption)
Ilustrasi bagaimana proses enkripsi sederhana dilakukan
Gambar asli oleh Davidgothberg
Lisensi Public Domain
Salah satu tugas penting dari organisasi mata-mata ialah untuk mengalirkan informasi dengan sangat-sangat aman dan terselubung. Disinilah peran tehnik-tehnik enkripsi (penyamaran data) dibutuhkan. Para ahli meyakini bahwa terdapat beberapa prinsip dari ilmu fisika partikel, yang dapat dimanfaatkan untuk memastikan bahwa, sebuah pesan hanya dapat dibaca oleh penerima yang semestinya (Xi-Han, et.al., 2007). Tehnik yang dinamai enkripsi kuantum ini diyakini sebagai kunci untuk menciptakan kode-kode rahasia yang tidak terpecahkan.  

Hingga saat ini enkripsi kuantum masih dalam tahap pembuktian konsep. Akan tetapi teknologi ini sudah mulai cukup praktikal untuk dimanfaatkan oleh pemerintah atau lembaga-lembaga lain. Negara pertama yang dapat memanfaatkan teknologi ini akan memperoleh keunggulan strategis atas negara-negara lain.


Tuesday, February 28, 2017

Google Berambisi Menguasai Jagat Komputasi Quantum

Revolusi komputasi quantum mungkin akan terjadi lebih cepat dari perkiraan. 

Komputer quantum dengan perangkat superkonduksi
pada bagian atas
(creative commons via www.livescience.com)
Di sebuah tempat di California, Google tengah membangun perangkat yang akan mengantarkan sebuah era komputasi baru. Perangkat ini adalah sebuah komputer quantum, terbesar yang pernah dibuat, didesain untuk membuktikan bahwa mesin yang mengeksploitasi eksotika ilmu fisika dapat mengungguli supercomputer tertangguh di dunia.
  
Para ilmuwan kini mulai meyakini bahwa hal ini dapat terwujud jauh lebih cepat dari yang pernah diprediksikan dahulu, bahkan mungkin terjadi akhir tahun depan.

Revolusi komputasi quantum telah ditunggu-tunggu sejak lama. Pada tahun 1980-an, para ahli fisika teoritis telah menyadari bahwa komputer yang berbasikan mekanika quantum memiliki potensi untuk jauh mengungguli komputer biasa atau klasik, dalam beberapa hal. Akan tetapi mewujudkannya merupakan hal yang problematik. Hingga baru-baru ini komputer quantum yang dapat mengalahkan komputer klasik berkembang dari obrolan laboratorium menjadi sesuatu yang mungkin terwujud. Dan Google berambisi untuk menjadi pencipta pertamanya.

Rencana perusahaan ini sangat rahasia, dan mereka enggan memberikan komentar kepada media. Akan tetapi, para ilmuwan yang memiliki hubungan dengan Google meyakini keboleh jadian hal ini dalam waktu dekat.

“Mereka jelas-jelas pemimpin dunia saat ini, tak ada yang meragukannya,” ujar Simon Devitt dari  RIKEN Center for Emergent Matter Science di Jepang. “Google lah taruhannya. Jika bukan Google kelompok yang mewujudkannya maka pasti ada hal yang tidak beres.”

Niat Google ini secara sekilas dibocorkan oleh salah satu ilmuwannya, yang diam-diam mempublikasikan detail rencana mereka (Boixo, et.al, 2016). Tujuan mereka secara gamblang adalah supremasi quantum, yaitu membuat komputer quantum pertama yang mampu menjalankan tugas yang tak mampu dilakukan dengan komputer klasik.

“Ini merupakan cetak biru dari apa yang akan mereka lakukan beberapa tahun ke depan,” ujar Scott Aaronson dari University of Texas di Austin, Amerika Serikat.

Jadi apakah rencana Google tersebut? Komputer quantum memproses data sebagai quantum bits, atau qubits. Berbeda dengan bits klasik, qubits dapat menyimpan data sebagai kombinasi yang mengandung 0 dan 1 secara bersamaan, berkat adanya prinsip superposisi quantum. Potensi inilah yang memberikan komputer quantum keunggulan untuk menyelesaikan problem-problem tertentu, misalnya memfaktorkan angka yang besar. Akan tetapi menyelesaikan problem ini saja tidak cukup, karena komputer biasa juga mampu melaksanakannya. Untuk menunjukkan bahwa komputer quantum memang lebih unggul dibutuhkan ribuan qubits, yang belum dapat dijangkau dengan kemampuan teknis saat ini.

Untuk saat ini, Google mentargetkan kapasitas 50 qubits, walaupun di depan publik mereka hanya mengakui target komputer 9-qubit. Target ini ambisius tapi masih mungkin untuk dicapai.

Sebagai ajang pembuktian, mereka akan berfokus pada permasalahan yang sangat sulit untuk dapat dipecahkan dengan menggunakan komputer biasa. Permasalahan ini adalah mensimulasikan perilaku sirkuit quantum yang dirangkai secara acak.

Sedikit saja perbedaan masukan pada rangkaian sirkuit ini, dapat menghasilkan luaran yang sangat jauh berbeda. Akibatnya sulit bagi komputer biasa untuk menebak perilaku luaran ini, dengan cara menyederhanakan rangkaian dan melakukan aproksimasi. “Mereka sedang menyelesaikan permasalahan chaos secara quantum,” ujar Devitt. “Luaran rangkaian ini pada dasarnya acak, sehingga anda harus menghitung segalanya.”

Untuk menguji batasan komputasi klasik, Google menggunakan Edison, salah satu superkonduktor paling canggih di dunia, yang disimpan di US National Energy Research Scientific Computing Center. Google menggunakannya untuk mensimulasikan perilaku sirkuit quantum dengan grid qubit yang semakin besar, sampai dengan grid 6 × 7 yang berisi 42 qubits.

Komputasi ini rumit karena seiring dengan meningkatnya ukuran grid, memori yang dibutuhkan juga akan meningkat secara cepat. Sebuah grid berukuran 6 × 4 hanya membutuhkan 268 megabytes, lebih kecil dari memori smartphone di pasaran. Akan tetapi grid 6 × 7 membuthkan 70 terabytes, kira-kira 10,000 kali memori dari sebuah PC tercanggih.

Google berhenti pada ukuran grid 6 x 7 karena ukuran selanjutnya saat ini masih mustahil: sebuah grid 48-qubit akan membutuhkan memori sebesar 2.252 petabytes, hampir dua kali libat dari memori supercomputer terbaik di dunia. Jika Google mampu mewujudkan sebuah komputer quantum 50-qubit, maka mereka akan mengalahkan seluruh komputer yang ada.

Dengan menetapkan bentuk pengujian ini, Google berharap dapat melenyapkan keraguan akan kemampuan komputer quantum untuk mengungguli komputer biasa. Keraguan akan klaim ini pernah menerpa Google sendiri. Tahun 2015 Google mengumumkan bahwa mereka berhasil memecahkan beberapa masalah komputasi 100 juta kali lebih cepat dengan menggunakan komputer quantum D-Wave. D-Wave quantum computer merupakan komputer komersial yang memiliki sejarah kontroversial. Akan tetapi klaim ini segera dibantah oleh para ahli karena pengujian yang dilakukan tidak berimbang (bias).

Google membeli komputer D-Wave mereka pada tahun 2013 untuk mengetahui apakah komputer ini dapat dipergunakan untuk meningkatkan hasil pencarian. Tahun berikutnya, perusahaan ini merekrut John Martinis dari University of California, Santa Barbara, untuk mendesain qubits superkonduksi mereka sendiri. “Qubits nya berkualitas jauh lebih baik,” ujar Aaronson.

Martinis dan rekan-rekannyalah yang saat ini tengah berupaya untuk mencapai supermasi quantum 50 qubits, dan banyak yang meyakini bahwa mereka akan segera mencapainya. “Saya fikir hal ini dapat tercapai dalam dua atau tiga tahun,” ujar Matthias Troyer dari Swiss Federal Institute of Technology di Zurich. “Mereka telah menujukkan langkah-langkah konkrit untuk mencapainya.”

Menurut Devitt, Martinis dan kawan-kawan telah menetapkan sejumlah tenggat. Yang paling dekat ada pada akhir tahun ini, sayangnya nampaknya tenggat ini tidak akan terpenuhi.“(Tetapi) Saya optimis dan berpendapat mungkin pada akhir tahun depan,” katanya. “Jikapun mereka baru dapat mencapainya dalam lima tahun ke depan, ini masih akan menjadi suatu lompatan yang besar.”

Keberhasilan pertama dari eksperimen ini tidak akan menghasilkan komputer yang mampu memecahkan segala permasalahan di dunia. Berdasarkan teori, kemampuan ini membutuhkan mesin yang jauh lebih besar. Akan tetapi jika sebuah koputer quantum kecil dapat diwujudkan, maka hal ini akan mendorong munculnya inovasi dan perbaikan bagi komputer yang ada saat ini. Hal ini dapat mendorong lahirnya suatu era baru.

Aaronson membandingkannya dengan reaksi nuklir yang berhasil dicapai oleh Manhattan project di Chicago pada tahun 1942. “Keberhasilan (menciptakan komputer kecil) ini, dapat menjadi pemicu bagi orang untuk berfikir, jika kita ingin memiliki komputer quantum berskala penuh, maka berapa miliar dollar yang dibutuhkan?” ujarnnya.

Mengatasi tantangan untuk membuat komputer 50-qubit merupakan ancang-ancang Google untuk membuat sesuatu yang lebih besar. “Ini jelas-jelas merupakan suatu kemajuan dalam membangung komputer kuantum sesungguhnya,” jelas Ian Walmsley dari University of Oxford.

Agar komputer quantum dapat benar-benar bermanfaat dalam jangka waktu panjang, kita juga membutuhkan upaya sungguh-sungguh untuk mengembangkan quantum error correction yang kokoh. Ini adalah tehnik yang dibutuhkan untuk memitigasi kerentanan dalam kondisi quantum. Martinis dan lainnya sedang mengembangkan tehnik ini, akan tetapi nampaknya masih membutuhkan waktu yang lama. Akan tetapi ini tidak akan menghalangi cita-cita mencapai supremasi quantum.

“Begitu sebuah sistem yang mencapai supremasi kuantum (berhasil diciptakan) dan (sistem) ini menunjukkan potensi untuk di scale-up, maka hal ini akan menjadi pancingan bagi pihak swasta,” kata Devitt. “(hal ini menandakan bahwa) komputer ini siap untuk dibawa keluar dari laboratorium.” “Bidang ini sedang tumbuh lebih cepat dari yang diharapkan,” menurut Troyer. “Inilah masanya untuk membawa komputasi quantum dari ilmu murni ke bidang rekayasa dan benar-benar membuat komputer.”

Daftar Pustaka


  1. Boixo, S., Isakov, S. V., Smelyanskiy, V. N., Babbush, R., Ding, N., Jiang, Z., Martinis, J. & Neven, H. (2016). Characterizing quantum supremacy in near-term devices. arXiv preprint arXiv:1608.00263.

Sunday, August 17, 2008

Ilmuwan-ilmuwan Nyentrik The Top 10

Ilmuwan tidak selalu dapat diidentikkan dengan kutu buku yang mengurung diri dalam laboratorium atau perpustakaan. Selain karya nyata dan intelektualitas, sifat-sifat eksentrik yang mereka miliki menjadi salah penyokong nama besar mereka.


Johann Konrad Dippel
Johann Dippel lahir dan dibesarkan di puri Frankenstein pada abad ke-17. Johann Dippel mulai naik daun setelah ia berhasil menemukan Prussian Blue, bahan pewarna kimiawi sintetik yang pertama. Namun bukan Prussian Blue yang membuat Johann Dippel dikenang abadi melainkan, usahanya untuk menemukan elixir of immortal (ramuan keabadian). Usahanya untuk menjadi abadi, percobaan-percobaannya terhadap jasad manusia yang sudah mati dan nama purinya, telah mengilhami penulisan sebuah novel ternama berjudul Mary Shelley’s Frankenstein.

Wernher von Braun
Pria ini adalah otak di balik roket V-2, senjata andalan Jerman di kala perang dunia kedua. Bakatnya sudah tampak semenjak ia berusia 12 tahun. Kala itu von Braun memasangi mobil-mobilannya dengan kembang api yang kemudian ia luncurkan ke tengah-tengah kerumunan masa di Jerman. Seusai perang dunia kedua von Braun diboyong ke Amerika serikat sebagai tawanan perang. Walaupun bernasib bak barang rampasan von Braun tidak patah arang, bahkan ia menjadi dalang kesuksesan Amerika dalam eksplorasi ruang angkasa dan penjelajahan ke bulan. Selain seorang ahli fisika yang handal, von Braun juga mendalami ilmu filsafat dan gemar berolah raga selam.

Robert Oppenheimer
Oppenheimer adalah bos Manhattan Projects yang membidani lahirnya bom atom. Walaupun demikian, Oppenheimer adalah orang yang paling merasakani konflik batin akan rencana Amerika untuk menjatuhkan bom atom di Hiroshima dan Nagasaki ini. Oppenheimer sengaja mempelajari bahasa Belanda dan Sansekerta hanya untuk mengutib sebuah kitab Hindu yang menggambarkan perasaannya pada saat bom atom pertama kali diuji.

Freeman Dyson
Freeman Dyson adalah seorang ahli fisika nuklir yang terkenal sekaligus penulis fiksi ilmiah yang handal. Pada tahun 1960, Dyson mengemukakan ide bahwa pada masa mendatang manusia perlu membuat cangkang buatan yang melingkupi tata surya. Cangkang yang kemudian dikenal sebagai Dyson Sphere ini berfungsi memaksimalkan tenaga matahari sebagai sumber energy. Dyson secara teguh mempercayai keberadaan alien dan berpendapat bahwa manusia akan mengalami kontak dengan alien pada beberapa dasawarsa mendatang.

Richard Feynman
Richard Feymann adalah salah seorang jenius dan ilmuwan terpenting yang hadir diakhir abad ke 20. Feymann adalah jenius yang membidani lahirnya bom atom melalui Manhattan Project. Feymann adalah fisikawan nyentrik yang gemar bermain music, nongkrong di night club, bertualang bahkan membongkar kunci milik orang lain.

Jack Parsons
Jack Parsons adalah salah satu ilmuwan yang berjasa dalam mengembangkan Jet Propulsion. Namun dalam waktu sengganggnya, Jack Parsons kerap mempelajari ilmu sihir bahkan, ia mengklaim dirinya sebagai seorang anti kristus. Jack Parsons adalah seorang anak nakal, yang tidak mengenyam pendidikan formal. Walaupun demikian Jack Parsons berhasil mengembangkan bahan bakar roket dan terlibat dalam program ruang angkasa yang membantu Amerika memenangi perang dunia kedua dan kompetisi menuju bulan. Jack Parson secara dramatis meledakkan dirinya sendiri dalam sebuah percobaan di rumahnya dan meninggal pada tahun 1952.

James Lovelock
Lovelock dikenal sebagai ahli ilmu lingkungan modern dan penemu. Namanya mencuat setelah ia mengemukakan Gaia Hypothesis, sebuah ramalan akan terjadinya perubahan iklim yang kita alami dalam beberapa decade terakhir. Walaupun banyak menuai cemoohan, Lovelock tak gentar mengemukakan prediksi mengerikannya ini. Ia bahakan menyakini bahwa kematian 80% umat manusia pada tahun 2100 tidak akan dapat dihindari.

Nikola Tesla
Nikola Tesla dikenal sebagai manic genius yang gemar mempertontonkan temuannya pada puiblik bahkan, dengan menggunakan tubuhnya sendiri sebagai alat peraga. Nama Tesla terabadikan berkat wireless radio dan generator AC yang diciptakannya. Karir Tesla dimulai ketika jaman elektronik baru saja dimulai tepatnya ketika kediamannya dilanda badai petir besar pada tahun 1856.

Leonardo da Vinci
Selain terkenal sebagai seorang seniman besar pada masa Renaissance, Leonardo da Vinci juga dikenal sebagai seorang penemu yang eksentrik. The Italian's scientific sketchbooks, buku catatan pribadi Leonardo da Vinci dipenuhi dengan gambar rancangan-rancangan aneh dan fantastis yang terlalu maju bagi manusia pada masanya. Sejumlah rancangannya bahkan baru dapat diwujudkan pada abad ke 20 ratusan tahun setelah ia tiada. Beberapa rancangan da Vinci yang mengilhami teknologi modern misalnya, helicopter, tank, parasut, pesawat dan alat selam.

Albert Einstein
Tak dapat dipungkiri lagi bahwa Albert Einstein adalah ilmuwan yang paling dipuja-puja dalam kurun waktu satu abad terakhir. Theory of relativity adalah warisan terbesar Einstein bagi umat manusia disamping sejumlah kontribusi besar lain dalam kajian gravitasi dan teori quantum. Selain dalam penelitian kegemaran Einstein akan tantangan diwujudkan dalam hobinya yaitu berperahu.

Tuesday, May 27, 2008

Pesawat Terbang Tanpa Awak

Tugas di udara adalah tugas yang penuh dengan resiko. Berbagai upaya dilakukan untuk meminimalisir kecelakaan dan jatuhnya korban jiwa. Teknologi pesawat tanpa awak adalah salah satu terobosan untuk mengurangi jatuhnya korban nyawa manusia dalam tugas-tugas di udara. Teknologi pesawat tanpa awak seperti apa yang kini telah berkembang? Jika anda ingin tahu jawabannya, simaklah penjelasan-penjelasan berikut ini.

RQ-8A Fire Scout: Helikopter tanpa awak ini diadopsi dari jenis helikopter ringan Schweizer Model 330SP. RQ-8A Fire Scout digunakan oleh U.S. Navy dalam misi pengintaian. Helikopter ini dapat beroperasi selama empat jam lebih dengan jarak 120 mil dari pusat kendali. Fire Scout dilengkapi dengan sistem navigasi berbasis GPS dan mampu beroperasi secara otonom. Karena mampu beroperasi secara otonom, pusat kendali dapat mengendalikan tiga helikopter tak berawak ini secara simultan. Sea Scout, kembangan dari helikopter tak berawak ini, bahkan mampu mengangkut rudal udara-darat (air-to-surface missiles) untuk misi pengeboman.

RQ-2B Pioneer: Pesawat tanpa awak ini adalah hasil kolaborasi antara AAI Amerika dan Israel Aircraft Industries. Pesawat ini telah dipergunakan oleh U.S. Marine Corps, U.S. Navy dan U.S. Army sejak 1986. Pioneer bertugas melakukan pengintaian, pengawasan, pencarian target, dan mendukung penembakan angkatan laut baik pada siang hari maupun malam hari. Pesawat ini dapat diluncurkan dari kapal dengan bantuan dorongan roket atau diluncurkan dari darat dengan bantuan ketapel. Dengan panjang badan 14 kaki dan rentang sayap 17 kaki, Pioneer dapat terbang hingga ketinggian 15,000 kaki selama lima jam. Pioneer dapat mengangkut beban hingga 37 Kg dan dapat dilengkapi dengan sensor optic atau infrared dan alat pendeteksi ranjau.

Boeing Scan Eagle : Pesawat berbobot 20 Kg ini dapat terbang selama 15 jam dengan ketinggian lebih dari 16,000 kaki dan kecepatan 60 mil per jam. Pesawat ini dapat diluncurkan baik dari darat maupun dari kapal laut. Scan Eagle adalah pesawat tanpa awak yang tidak dapat dideteksi oleh radar, selin itu suaranya pun hampir tidak terdengar. Scan Eagle terbang dengan dipandu sistem GPS dan dilengkapi dengan kamera dan sensor infra-red.

Northrop Grumman Global Hawk: Global Hawk adalah pesawat tanpa awak yang terbesar dan tercanggih di dunia saat ini. RQ-4 Global Hawk adalah pesawat tanpa awak pertama yang mem[eroleh sertifikasi dari FAA (badan penerbangan Amerika) untuk terbang dan mendarat di bandara sipil secara otomatis. Karena keunggulannya ini, Global Hawak diharapkan dapat menjadi perintis pesawat penumpang dengan pilot otomatis dimasa mendatang. Pada saat pengujian, Global Hawk mampu terbang dari Amerika Serikat menuju Australia pulang pergi dengan membawa sejulah alat pengintai. Untuk keperluan militer, pesawat ini dapat dipergunakan untuk melakukan pengintaian, pengawasan dan survey intelejen pada daerah yang luas dan dalam jangka waktu yang lama.

General Atomics MQ-9 Reaper: Reaper adalah pesawat multi fungsi tanpa awak yang dikembangkan untuk menjadi mesin penghancur. Dalam operasi militer Amerika di Afghanistan dan Irak, MQ-9 dilengkapi dengan rudal AGM-114 Hellfire dan dipergunakan untuk memburu dan menghancurkan target. Pesawat ini dapat mengangkut beban hingga lima ton, berkecapatan 230 mil per jam pada ketinggian 50,000 kaki dan dapat terbang sejauh 3,682 mil. Pesawat ini dilengkapi dengan IR targeting sensor, laser rangefinder dan synthetic aperture radar. MQ-9 dapat dibongkar pasang dan diangkut ke berbagai lokasi dengan mudah.

AeroVironment Raven dan Raven B: RQ-11A Raven, yang dibuat pada tahun 2002-2003, adalah versi kecil dari 1999-vintage AeroVironment Pointer, yang dilengkapi dengan GPS navigation system, dan peralatan control. Badan pesawat ini terbuat dari Kevlar dan berbobot, dua Kilogram. Pesawat tanpa awak ini memiliki radius operasi lebih dari 6 mil dan dapat terbang selama 80 menit pada kecepatan 60 mil per jam. Raven B dilengkapi dengan berbagai jenis sensor dan laser target designator.

Bombardier CL-327: Karena bentuknya yang unik, pesawat tanpa awak ini sering disebut sebagai kacang terbang. Bombardier CL-327 VTOL adalah pesawat pengawas tanpa awak yang dimotori mesin Williams International WTS-125 turboshaft engine berdaya 100 tenaga kuda. Dengan bobot maksimum 300 Kg saat takeoff, CL-327 dapat difungsikan sebagai alat relay komunikasi, menginspeksi keadaan lingkungan dan melakukan patroli di daerah perbatasan. Pesawat ini telah banyak membantu aparat dalam upaya pemberantasan narkotika dan dalam operasi-operasi pengintaian militer. Pesawat ini dapat mengudara selama lime jam dan dilengkapi dengan berbagai sensor, datalink systems dan sistem navigasi baik berupa GPS maupun inertial navigation systems.

Yamaha RMAX: Pesawat ini adalah pesawat terbang tanpa awak yang paling banyak dipergunakan di dunia untuk keperluan non militer. Helikopter mini Yamaha RMAX, dapat dipergunakan untuk berbagai keperluan misalnya untuk menyemprotkan pestisida dan pupuk, dan melakukan survey untuk keperluan penelitian. Helikopter ini mempergunakan mesin YAMAHA dua langkah dan dapat terbang hingga ketinggian 500 kaki.

Lockheed Martin Desert Hawk: Desert Hawk mulai diproduksi pada tahun 2002, untuk memenuhi kebutuhan militer Amerika dalam misi-misi pengawasan di Irak. Desert Hawk digerakkan dengan mesin listrik dan dilengkapi dengan GPS. Pesawat ini dapat terbang hingga ketinggian 1000 kaki dan beroperasi secara otonom dengan panduan GPS. Pesawat tanpa awak ini dapat terbang dengan kecepatan 57 mil per jam dalam radius tujuh mil.

General Atomics MQ-1 Predator: Predator yang mampu terbang dengan kecepatan 135 mil per jam ini adalah pesawat pengintai tanpa awak yang dilengkapi dengan persenjataan tempur. Predator mampu terbang hingga ketinggian 25,000 kaki dan menempuh jarak 450 mil. Predator dilengkapi dengan dua rudal AGM-114 Hellfire berpemandu laser. Pesawat ini merupakan pesawat terbang tanpa awak pertama yang dapat menghancurkan terget-terget di darat. Predator pertama kali dipergunakan dalam operasi militer Amerika di Afghanistan.

ARTIKEL TERKAIT:

Saturday, May 10, 2008

Aplikasi Robot dalam Dunia Militer

Penggunaan robot sebagai senjata militer telah populer di sejumlah film misalnya saja, Robocop, Terminator atau battle droid dalam film Starwars. Tetapi penggunaan robot untuk keperluan militer bukan hanya ada di film loh, di dunia nyata robot juga telah dipakai dalam ketentaraan bahkan, sejak tahun 1940-an.


Goliath, adalah nama robot tertua yang dipakai dalam dunia kemiliteran. Goliath sebenarnya adalah ranjau yang dapat berjalan. Robot ini diciptakan oleh Wehrmacht (angkatan bersenjata Jerman) semasa perang dunia kedua. Goliath yang memiliki nama asli SdKfz. 302 Sonderkraftfahrzeug (kendaraan untuk kebutuhan khusus) ini, diproduksi di Bremen pada tahun 1940-an. Kendaraan ini dikendalikan dengan menggunakan remote kontrol. Tugas utama Goliath adalah mengangkut bahan peledak mendekati prajurit musuh. Goliath mampu mengangkut 60 Kg bahan peledak dan mampu menghancurkan tank, gedung atau barikade pertahanan musuh.

Goliath adalah siluman yang menghantui front timur selama perang dunia kedua. Keberadaannya, menginspirasi pemerintah Uni Sovyet untuk menciptakan robot militer kedua pada masa perang dunia kedua. Robot ini disebut sebagai teletank (Tt).

Teletank pertama kali dipergunakan dalam perang patriotik melawan tentara Nazi Jerman. sama seperti Goliath, Teletank dikendalikan dengan kontrol radio dari radius 1-1,5 km. Tank ini dilengkapi dengan senapan mesin, penyembur api dan mampu mengangkut bom seberat 200-700 Kg.

Saat ini militer angkatan bersenjata dari beberapa negara di dunia tengah mengembangkan beberapa sistem robot contohnya:

1.BigDog: BigDog adalah robot yang didesain untuk mengangkut peralatan prajurit pada medan-medan pertempuran yang terlalu berat bagi kendaraan konvensional. BigDog memiliki empat buah kaki sebagai pengganti roda. Tinggi anjing logam ini sekitar 70 cm dan memiliki bobot 75 Kg. Walaupun lari anjing ini lambat (hanya sekitar 5.3 km/jam), BigDog mampu mengangkut beban hingga 154 Kg pada jalanan menanjak 35 derajat. Pembuatan BigDog dibiayai oleh Defense Advanced Researched Projects Agency.


2.Dragon Runner: Dragon Runner adalah robot yang dibauat sebagai pengintai untuk mendukung pertempuran di dalam kota. Dragon Runner memiliki beberapa mode yaitu:
a. Drive Mode: Dragon Runner dapat berpatroli sambil mengirimkan gambar dari kamera ke pusat komando.
b. Sentry Mode: Dragon Runner berjaga sambil mendeteksi gerakan dengan menggunakan mikropon dan sensor.
c. Watch Mode: Dragon Runner berjaga sambil mengirimkan gambar yang dipantau ke pusat komando.


3.PackBot EOD (Explosive ordnance disposal): adalah robot yang didesain untuk mendeteksi bahan peledak. PackBot memiliki beberapa jenis sensor seperti kamera, pointer laser dan sensor suara.


4.Foster-Miller TALON: Robot ini adalah robot yang dilengkapi dengan senapan mesin, dan didesain untuk misi pengintaian maupun penyergapan. Foster-Miller TALON dapat dilengkapi dengan beberapa jenis senjata, seperti: M16 rifle, 5.56 mm SAW M249, 7.62 mm M240 machine gun, .50 cal M82 Barrett rifle, dan pelontar granat.


5.Armored Combat Engineer Robot (ACER): adalah robot yang didesain untuk menghancurkan penghalang di jalan, dan menyapu ranjau. Brntuk ACER mirip dengan bulldozer kecil. Robot ini memiliki bobot 2,25 ton (termasuk salah satu robot militer terbesar yang dipergunakan di darat) dan dapat bergerak dengan kecepatan lebih dari 10 km/jam. ACER memiliki body modular, yang dapat dirakit sesuai dengan tugasnya.


10 Pesawat Tempur Paling Legendaris

Berikut ini adalah daftar pesawat-pesawat tempur yang paling terkenal dan ditakuti pada masanya.

1.Three Wing Fokker: Pesawat ini adalah andalan para penerbang Jerman selama perang dunia pertama. Pesawat legendaris ini dipercaya mampu menyulap pilot yang biasa-biasa saja menjadi seorang Ace. Pesawat ini pulalah yang mengabadikan nama Baron von Richthofen sebagai the Red Baron, yang menghantui tentara sekutu hingga tahun 1918.
2. Mitsubishi Zero: Peswat fighter jarak jauh miliki Jepang ini didesain untuk memiliki kecepatan dan kemampuan manuver yang tinggi. Bodi alumuniumnya sangat ringan hingga mampu berkelok dan menukik lenih baik dibandingkan dengan pesawat-pesawat lain di era perang dunia kedua. Mitsubishi Zero adalah senjata pamungkas para pilot kamikaze, skuadron bunuh diri Jepang.
3. Messerschmitt: Messerschmitt adalah senjata andalan Jerman dalam pertempuran-pertempuran terbesar selama perang dunia kedua. Pesawat ini adalah momok bagi Royal Air Force, angkatan udara kerajaan Inggris. Kecepatan super yang dimiliki Bf 109, tidak tertandingi oleh pesawat manapun selama Battle of Britain. Bf 109 juga merupakan peswat tempur pertama yang menggunakan retractable landing gear.
4. Supermarine Spitfire: Supermarine Spitfire adalah peswat yang menghantarkan pasukan sekutu memenangi perang dunia kedua. Peswat mungil dan cantik ini amat digemari oleh para pilot sekutu dalam berbagai pertempuran selama perang dunia kedua.
5. P-51 Mustang: Walaupun baru muncul diakhir perang dunia kedua, P-51 Mustang mampu membuktikan diri sebagai salah satu pesawat elit. Dilengkapi dengan mesin Rolls-Royce, membuat P-51 Mustang memiliki daya tempuh dan kecepatan yang tinggi. P-51 Mustang telah berhasil mendongkrak prestasi pilot-pilot Amerika jika dibandingkan dengan pesawat-pesawat lain.

6. F-86 Sabre: Berkat teknologi yang dicuri tentara Amerika dari Luftwaffe (angkatan udara Jerman), larhirlah sebuah pesawat tempur legendaris bernama F-86 Sabre. Peswat ini memiliki moncong berlubang yang mirip dengan moncong seekor hiu yang sedang menganga. Kemampuan membunuh peswat ini dibuktikan selama perang Korea.

7. MiG-21: Bagi sejumlah anggota angkatan bersenjata Amerika, pesawat ini adalah simbol komunisme dan perang dingin. Peswata super sonic miliki Uni Sovyet ini pertama kali beraksi dalam perang Vietnam. Peswat ini menjadi favorit bagi negara-negara blok timur karena biaya produksinya yang rendah.
8. F-18 Hornet: F-18 Hornet adalah peswat yang paling populer dalam berbagai film aksi ala Holywood. F-18 Hornet adalah peswat kesayangan angkatan udara dan laut Amerika Serikat sejak tahun 80-an. Para pilot menyukai ketangguhan dan kelincahan peswat ini.
9. Stealth Bomber: Stealth Bomber adalah pesawat siluman yang tidak dapat terdeteksi oleh radar. Peswat ini didesain untuk memantulkan gelombang radar dan menghancurkan target sebelum terdeteksi. Peswat ini telah berjasa menghantarkan Amerika memenangi sejumlah pertempuran di timur tengah.
10. UCAV: Peswat ini didesain sebagai peswat tempur masa depan. UCAV adalah singkatan Unmanned Combat Air Vehicles, peswat tempur tanpa awak. Dengan teknologi ini, diharapkan korban yang jatuh dalam suatu pertempuran dapat berkurang. Tanpa menggunakan pilot, biaya produksi peswat ini dapat ditekan, karena tidak memerlukan panel kontrol, kokpit, atau kanopi.
ARTIKEL TERKAIT:

Wednesday, May 7, 2008

10 Inovasi Keyboard Unik

Selain gunanya untuk mngetik, para produsen keyboard di dunia juga berusaha menciptakan sejumlah inovasi agar keyboard yang mereka produksi lebih user friendly. Selain bentuknya yang unik, keyboard-keyboard berikut ini juga memiliki fungsi tersendiri. Apa aja ya keunikannya ?

1.The Combimouse : Combimouse adalah keyboard yang berusaha memadukan fungsi mouse dan keyboard ke dalam satu alat. keyboard di sebelah kanan memiliki fungsi ganda. Pertama, sebagai mouse optik lengkap dengan tobol klik kiri dan kanan. Dan kedua, sebagai keyboard. Keyboard di sebelah kiri juga dilengkapi dengan spin wheel.


2.The Evolution Keyboard: Keyboard ini terdiri atas dua bagian terpisah yang disambungkan. sudut yang dibentuk antara kedua bagian keyboard ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. masing-masing bagian kedua keyboard ini dapat dirotasikan 90 derajat.


3.The Wearable Keyboard: Keyboard ini dapat dipasangkan di lengan pengguna dan dihubungkan dengan USB ke komputer. Dengan menggunakan keyboard ini, pengguna diharapkan dapat bekerja dimanapun berada.


4.The Optimus Maximus Keyboard: Setiap tombol yang terdapat pada keyboard ini terbuat dari layar LCD kecil. karakter yang ditampilkan oleh setiap LCD dapat dibuah sesuai dengan keinginan pengguna sehingga, posisi tiap karakter pada keyboard juga dapat diubah-ubah. Pengguna keyboard ini bahkan dapat mendefinisikan symbol sendiri sesuai dengan keinginan mereka.


5.The Virtual Keyboard: Keyboard ini menggunakan teknologi laser untuk menproyeksikan karakter-karakter pada keyboard pada bidang datar. Unit keybooard ini ukurannya hanya sebesar korek api. Keyboard ini dihubungkan ke komputer dengan menggunakan bluetooth.


6.The SafeType: Bentuk dan posisi keyboard ini dapat diubah-ubah sesuai dengan kehendak pengguna. dengan menggunakan keyboard ini diharapkan pengguna dapat mengetik dengan posisi yang serileks mungkin. Pengguna bahkan dapat membongkar pasang keyboard ini dalam bagian-bagian kecil.


7.The Tidy Tippist: Keyboard ini diperuntukkan bagi kepentingan dekoratif. dengan menggunakan keyboard berbentuk taplak meja, diharapkan lingkungan kerja dapat terlihat lebih indah dan nyaman bagi pengguna.


8.The AlphaGrip Keyboard: Keyboard ini dibentuk mirip dengan stik pada Play Station. Keyboard ini didesian agar dapat digunakan saat pengguna sedang beraktifitas, berjalan atau berada di dalam kendaraan.


9.The ElekTex Fabric Keyboard: Keyboard ini terbuat dari bahan tekstil dan dedesain agar dapat digulung dan mudah dibawa. keyboard ini dihubungkan ke komputer dengan menggunakan teknologi wireless.


10.The FingerWorks TouchStream LP: Keyboard ini juga memadukan fungsi mause dan keyboard dalam satu alat. Tombaol-tombol pada keyboard ini dibuat datar. Keyboard ini sendiri terdiri atas dua belahan yang dapat dilipat seperti buku.



ShareThis